Jumat, Oktober 16

Beberapa SOPD di Pulang Pisau Belum Miliki Kantor Sendiri

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Beberapa Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di Pulang Pisau belum memiliki kantor sendiri.

Bahkan beberapa OPD masih menumpang dengan bangunan milik lain atau terpaksa harus berbagi tempat di satu bangunan.

Adapun OPD yang masih belum mekiliki bangunan representatif diantaranya Disnakertrans, Disbudpar, Dinas Kominfostandi, Dinas Perkimtan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta kantor-kantor lainnya.

Pj Sekda Pulpis, H. Saripudin mengatakan, dengan keterbatasan anggaran sebagai dampak dari Pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID 19 menjadi anggaran OPD terbatas.

Keterbatasan anggaran di OPD ini, lanjut dia, karena Pemerintah sekarang masih terfokus pada pemulihan ekonomi.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap kedepan Kantor-Kantor Pemerintahan Daerah benar-benar representatif sehingga kinerja di OPD itu menjadi lebih baik.

“Saat ini masih beberapa Kantor OPD kita yang perlu kita tingkatkan lagi, salah satunya untuk bangun baru,” kata Saripudin.

Namun, saat ini kondisi untuk membangun kantor baru masih belum memungkinkan. Contohnya untuk membangun gedung penerimaan CPNS pun masih belum tuntas.

“Kami memaklumi hal itu, karena kondisi Pemerintah saat ini. Kita berharap kedepan setelah pandemi covid-19 berakhir kita juga akan fokus pada pembenahan OPD-OPD ini,” ucap dia.

Kantor Disnakertans Masih Tempati Gudang Labiratorium Lingkungan DLH

Sampai sekarang ini, Kantor Disnakertrans Pulpis masih menempati Gudang Laboratorium milik DLH sebagai kantor Dinas sementara.

Hal ini dilaksanakan tiada lain karena keterbatasan kantor milik Pemerintah setempat.

Kepala Disnakertrans Pulpis Farisco Js. Ibat membenarkan, bahwa kantor yang ditempati pihaknya masih berstatus pinjam pakai milik gudang laboratorium DLH.

“Untuk pelayanan kita masih terbatas, namun tetap berupaya untuk maksimal. Kita beraharp ada perhatian dari Pemerintah agar ada bangunan representatif, sehingga dalam pelayanan kedepan kepada masyarakat lebih baik lagi,” bebernya.

Ia mengakui untuk Disnaker tentunya jangkauannya lebih luas, karena menyangkut keterampilan, keahlian untuk masyarakat di Bumi Handep Hapakat, khususnya kepada generasi muda, sehingga kita mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Selain bangunan kantor, kita juga sebenarnya harus memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) tetapi karena keterbatasan maka kita juga sampai sekarang belum memilikinya,” ucap dia.

Ia berharap akan ada bangunan Kantor Dinas yang memadai, selain bangunan kantor maka juga di area itu juga ada khusus untuk bangunan BLK, maka dengan adanya bangunan yang representatif itu juga dapat menopang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri.

” Sampai sekarang ini pak, masih belum ada realisasi Pembangunan itu, dan kita berharap kedepannya dapat dipikirkan oleh Pemerintah Daerah kita, sehingga dapat tercipta pelayanan yang benar-benar lebih maksimal lagi. Termasuk, akan tercipta meningkatknya keterampilan-keterampilan dan SDM masyarakat kita kedepannya,” ucap dia. (SENDRI/A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *