Jumat, Oktober 16

Terkendala Dana, Pengadaan Mobil dan Rumah Singgah Tertunda

ZONAKALTENG, Muara Teweh – Dalam beberapa tahun terakhir Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barito Utara mengusulkan pengadaan mobil khusus yang kegunaannya untuk membawa penderita pisikotik berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei, Palangka Raya.

Namun hingga saat ini, usulan tersebut belum kunjung terealisasi. Alasan pihak Dinsos PMD Barito Utara mengusulkan hal tersebut, untuk keamanan sopir dan keluarga pengantar serta pasien yang dibawa untuk berobat.

Sehubungan dengan hal itu, Waket I DPRD Barito Utara Permana Setiawan memberikan penjelasan.

“Memang benar ada usulan untuk pembelian mobil khusus yang di desain untuk keamanan dalam penagantaran para penderita pisikotik ke RSJ Kalawa Atei. Selain usulan tersebut juga ada usulan lainnya yakni rumah singgah,” kata Permana Setiawan, Jumat 19 Februari 2021.

Usulan tersebut, kata dia, sudah pernah kita bahas dalam beberapa kali rapat dengar pendapat (RDP) bersama dengan dinas terkait. DPRD Barito Utara pada prinsipnya setuju dan ada notulen rapatnya.

Hanya saja, pengadaan mobil tersebut dan rumah singah ini belum dapat terakomodir pada tahun anggaran 2021, hal ini disebabkan permasalahan keterbatasan anggaran yang ada.

“Seandainya tidak terjadi pendemi Covid-19 usulan dari Dinas Sosial PMD ini bisa terealisasi di tahun anggaran 2021. Kemarin anggaran kita di tahun 2020, untuk proyek lelang saja banyak yang hilang, karena dana terpotong untuk penanganan Covid-19,” kata dia.

Permana berharap, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini segera berakhir, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan keuangan Pemkab Barito Utara pun dapat kembali membaik.

“Jadi untuk pengadaan mobil pengangkut pasien pisikotik berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei, Palangka Raya dan rumah singgah bukan tidak diakomodir tetapi hanya tertunda,” tegasnya.(DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *