Beranda Barito Selatan Bupati Barsel imbau ASN dan masyarakat mampu jangan gunakan gas elpiji ukuran...

Bupati Barsel imbau ASN dan masyarakat mampu jangan gunakan gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram

102
0

ZONAKALTENG, Buntok-Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri dan masyarakat mampu di wilayah setempat jangan menggunakan gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram.

“Kita mengimbau kepada ASN, TNI, Polri, UKM, pelaku usaha dan masyarakat mampu yang masih menggunakan gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram beralih ke elpiji bright ukuran tabung 5,5 kilogram atau 12 kilogram,” katanya saat acara launcing program trade in (Tukar tabung) elpiji 3 kg ke ukuran bright 5,5 dan 12 kilogram dan peluncuran produk pertamax turbo, di Buntok, Senin.

Karena lanjut dia, gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram tersebut merupakan subsidi dari Pemerintah melalui pertamina kepada keluarga kurang mampu dan usaha mikro kecil.

“Namun seperti kita ketahui bersama bahwa dalam pelaksanaannya dilapangan, gas elpiji ukuran 3 kilogram bersubsidi ini, tidak sepenuhnya dapat dinikmati masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Hal itu menurut dia, disebabkan, pelaksanaan pendistribusiannya bersifat terbuka, sehingga semua lapisan masyarakat dapat membelinya.

“Disisi lain adanya perbedaan harga yang mencolok antara gas elpiji bersubsidi dengan non subsidi yang menyebabkan banyak masyarakat mampu bahkan restoran-restoran menggunakan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram tersebut,” ucapnya.

Dikatakan Eddy Raya Samsuri, sebenarnya pemerintah telah berusaha agar penggunaan gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram itu supaya tepat sasaran dan sesuai peruntukannya.

Adapun salah satu usaha yang dilakukan pemerintah itu kata dia, dengan melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala bersama pihak kepolisian, pertamina dan semua pihak terkait, namun kenyataannya sejauh ini masih ada ditemukan pelanggaran.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada ASN, TNI, Polri, UKM, pelaku usaha dan masyarakat mampu dengan penuh kesadaran tidak menggunakan gas elpiji ukuran 3 kilogram dan beralih ke elpiji bright 5,5 kilogram atau 12 kilogram,” pintanya.

Menurut dia, mulai hari ini akan ada program trade ini atau tukar tabung dari 3 kilogram ke elpiji bright ukuran 5,5 kilogram atau 12 kilogram.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan sangat mendukung program itu dan ini merupakan kesempatan bagi kita semua untuk menukar tabung dari 3 kg ke ukuran 5,5 kilogram atau 12 kilogram,” tambah bupati.

Sedangkan untuk waktu dan tempat menukar tabung tersebut kata dia, akan dikoordinir pihak pertamina bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Selatan.

H. Eddy Raya Samsuri pada kesempatan itu juga mengapresiasi Pertamina rayon III Kalselteng meluncurkan produk unggulan dan terbaik di kelas BBM berjenis Gasoline yaitu Pertamax Turbo dengan RON 98 dan melakukan trade in atau tukar tabung gas elpiji di wilayah setempat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pertamina yang telah mempercayakan daerah ini sebagai pertama kali di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito ada pertamax turbo,” terangnya.

Menurut dia, kehadiran pertamax turbo merupakan pilihan masyarakat Barito Selatan selain yng sudah ada seperti pertamax, pertalite, dexlite dan pertamax plus.

Dengan semakin berkembangnya mesin kendaraan yang memiliki spesifikasi teknologi tinggi, serta akselerasi, sehingga diperlukan bahan bakar yang memiliki performa, dan berkualitas dengan RON tinggi.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Selatan, Swita Minasih menyampaikan kegiatan trade in tersebut dilaksakanan untuk menggugah kesadaran masyarakat mampu yang masih menggunakan gas elpiji ukuran tabung 3 kg yang bersubsidi beralih ke tabung gas elpiji non subsidi ukuran 5,5 atau 12 kilogram.

“Tujuannya, agar pemakaian tabung elpiji ukuran 3 kilogram tepat sasaran dan dapat dinikmati warga kurang mampu serta usaha mikro kecil yang memang berhak,” tambah dia.

Untuk lokasi penukaran tabung gas tersebut dilaksanakan di dua tempat yakni di eks kantor Dekranasda di komplek taman rusa Jalan Pahlawan, dan di Plaza Beringin Buntok.

Swita Minasih juga menjelaskan penukaran satu tabung gas ukuran 3 kg ke tabung 5,5 kg, konsumen membayar Rp193 ribu dengan rincian Rp115 ribu harga tabung dan Rp78 ribu harga isinya.

“Kalau 2 tabung ukuran 3 kg, konsumen hanya membayar isi gasnya saja Rp 78 ribu,” tambahnya.

Untuk 1 tabung 3 kg yang ditukar dengan tabung 12 kg, konsumen membayar Rp 400 ribu dengan rincian Rp 235 ribu harga tabung dan Rp 165 ribu harga isi gas elpijinya.

Sedangkan penukaran 2 tabung gas elpiji ukuran 3 kg dengan tabung ukuran 12 kilogram, konsumen membayar Rp120 ribu dan ditambah isi Rp 165 ribu, sehingga totalnya menjadi Rp 285 ribu.

Untuk 3 tabung ukuran 3 kg yanh ditukar dengan tabung ukuran 12 kg, konsumen hanya membayar Rp 5 ribu dan ditambah isi Rp 165 ribu, sehingga jumlah yang harus dibayar Rp170 ribu.

Sales Branch Manager Rayon III Kalselteng, Muhammad Tsaqif Fauzan Suwardi menjelaskan pelaksanaan tukar tambah ini berlangsung hingga 22 Maret dengan kuota terbatas sebanyak 100 tabung.

Program ini kata dia, bekerjasama dengan Disperindag Kabupaten Barito Selatan yang ditujukan khususnya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat kalangan menengah yang masih menggunakan gas elpiji ukuran tabung 3 Kg bersubsidi di rumah untuk ditukarkan dengan elpiji Bright Gas 5,5 Kg atau 12 kg.

Selain tukar tambah tabung, pihaknya juga meluncurkan produk unggulan dan terbaik di kelas BBM berjenis Gasoline yaitu Pertamax Turbo dengan RON 98.

“Sebelum di Barsel, lokasi paling dekat untuk mendapatkan pertamax turbo yaitu di Kota Palangka Raya,” terangnya.

Akan tetapi lanjut dia, saat ini masyarakat sudah dapat membeli produk unggulan dan terbaik di kelas BBM berjenis Gasoline yaitu Pertamax Turbo dengan RON 98 tersebut melalui SPBU di Jalan Pahlawan Buntok.

Dikatakannya, diluncurkannya produk ini, karena meningkatkanya minat masyarakat Barito Selatan akan produk Bahan Bakar Khusus tersebut.

Menurut dia, dilucurkannya produk itu, sejalan dengan upaya pemerintah untuk melindungi bumi dengan memasarkan produk yang lebih ramah lingkungan.

Acara launcing program trade in (Tukar tabung) elpiji 3 kg ke ukuran bright 5,5 dan 12 kilogram dan peluncuran produk pertamax turbo yang berlangsung di SPBU Jalan Pahlawan Buntok tersebut dihadiri wakil bupati, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Kepala SOPD setempat.(H. BAYU/A1).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here