Jumat, Oktober 16

SLTA di Barsel laksanakan ujian sekolah

ZONAKALTENG, Buntok-Sejumlah Sekolah Lanjutan Menengah Atas (SLTA) di kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah melaksanakan ujian sekolah.

Berdasarkan pantauan Antara, di Buntok, Kamis, pelaksanaan ujian sekolah tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Pada pelaksanaan ujian sekolah itu siswa mengenakan masker dan diukur suhu tubuhnya menggunakan thermogun sebelum memasuki ruang kelas. Begitu juga dengan tempat duduk tetap menjaga jarak serta disetiap sekolah sudah disiapkan peralatan cuci tangan.

Bagian Humas SMA Negeri 1 Dusun Selatan, Agus Hendarto menyampaikan pelaksanaan ujian sekolah pada hari keempat ini berjalan dengan lancar.

Pelaksanaan ujian sekolah ini juga sudah mendapat izin dari Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 dan satuan tugas dari Polres, Kodim, BPBD selalu melakukan pemantauan dan pengecekan ke ruang ujian sekolah dilaksanakan.

“Untuk pelaksanaan ujian sekolah ini dilaksanakan dari 29 Maret sampai 7 April 2021, dan jumlah peserta ujian sebanyak 267 siswa,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan ujian sekolah ini tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan dan penerapannya dilakukan secara ketat.

Ditempat berbeda, Kepala Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)-1 Dusun Selatan, Joko Lelono menyampaikan untuk jumlah siswa yang melaksanakan ujian sekolah sebanyak 340 siswa yang terdiri dari 7 prodi.

“Untuk di SMK-1 Buntok ini ada tiga tahapan yakni ujian sekolah yang dilaksanakan ini,” jelasnya.

Setelah ini akan dilaksanakan uji kompetensi keahlian (UKK) sesuai dengan kompetensinya masing-masing, dan asasmen kemampuan minimum (AKM).

Ia menyampaikan, untuk pelaksanaan UKK akan dilaksanakan dari 9 April hingga selesai, karena tergantung dari dunia usaha dan asesornya yang terkadang berhalangan hadir, sedangkan AKM setelah dilaksanakan UKK.

“Ini yang membedakan antara SMA dan SMK dan hingga hari keempat ujian sekolah berjalan dengan aman serta lancar dan dalam pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” tambah dia.

Pelaksanaan ujian ini sudah mendapat izin dari satgas penanganan COVID-19 Barito Selatan. Oleh karena jumlah pesertanya banyak, maka ujiannya dibagi menjadi dua sesi yakni sesi pagi dan sesi sore.

“Setiap sesi akan dibagi menjadi dua bagian antara materi satu dengan materi dua dalam upaya menjaga jarak pada saat pelaksanaan ujian sekolah,” ucap Joko Lelono.

Dalam pelaksanaan ujian sekolah ini juga sudah dipantau dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, dan satgas, termasuk dari Kantor Kementerian Agama Kalteng yang memonitoring tentang Pendidikan Agama Islam.(H.Bayu/A1).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *