
ZONAKALTENG, Buntok-Ketua DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah, HM Farid Yusran meminta kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat melalui instansi terkait agar menambah jumlah petugas yang melaksanakan vaksinasi Corona Virus Disease-19 (COVID-19) kepada masyarakat di daerah ini.
“Kalau bisa Dinas Kesehatan Barito Selatan mengupayakan agar menambah kemampuan dan volume untuk petugas yang melaksanakan vaksinasi,” katanya, di Buntok, Senin.
Karena lanjut dia, kemampuan tenaga kesehatan yang bertugas melaksanakan vaksinasi COVID-19 di daerah ini hanya bisa menyuntikan vaksin 100 saja dalam per harinya.
Walaupun kata dia, dirinya pernah melihat tenaga kesehatan yang menyuntikan vaksin lebih dari 100 orang perharinya yakni sebanyak 175 orang, namun dilaksanakan dari pagi hingga sore hari.
“Kalau melihat dari kondisi kemampuan dan jumlah petugas tersebut saya menilai masih kekurangan, dan begitu juga dengan anggarannya,” ucap Farid Yusran.
Dikatakannya, apabila pemerintah kabupaten (Pemkab) Barito Selatan melalui dinas terkait menambah petugas vaksinasi dan anggarannya, maka dipastikan pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat akan bisa lebih cepat.
Menurut dia, cepat dalam arti vaksinasi ini tidak hanya berpusat di Kota Buntok saja, akan tetapi juga di setiap puskesmas yang ada di daerah ini bisa melaksanakan vaksinasi COVID-19.
“Dengan demikian, jumlah masyarakat yang disuntikan vaksin nantinya juga bisa diperbanyak dalam setiap harinya,” ucap Farid Yusran yang juga ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Barito Selatan itu.
Secara otomatis kata dia, jumlah masyarakat yang sudah memiliki kekebalan tubuh atau imunitas terhadap virus corona bisa lebih cepat dan banyak.
Selain itu Farid Yusran juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) yang telah dianjurkan pemerintah dengan menerapkan 5M dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari.
“Penerapan 5M tersebut dengan memakai masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas supaya terhindar dari penularan COVID-19,” demikian Farid Yusran.(Shan/A1).
