Kamis, Oktober 15

Politik Sehat Penentu Terlaksana Pemerintahan Berintegritas

Adventorial DPRD Pulang Pisau

ZONAKALTENG, Pulang Pisau –Politik sehat menetukan terlaksana pemerintahan berintegritas dan berkarakter sesuai amanah konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia di masa percepatan, era digitalisasi, dan perdagangan bebas saat ini.

Ketua DPRD Pulpis, H. Ahmad Rifai, mengatakan, calon-calon pemangku jabatan maupun pejabat eksekutif, legislatif dan yudikatif mesti memiliki kepribadian yang berlandaskan wawasan kebangsaan, berintegritas, berkarakter kepemimpinan, berideologi Pancasilais.

“Itu merupakan syarat mutlak yang mesti dimiliki oleh tiap-tiap pemimpin, untuk menjaga keutuhan NKRI dan ikut serta menyelenggarakan Pemerintahan yang berdaulat dan sehat dengan mengemban amanah dari rakyat,” kata H. Rifa’i, sapaan akrabnya.

Menurutnya, bahwa syarat-syarat itu jika tak dimiliki oleh seorang Pemimpin, maka bisa dilihat dari beberapa kebijakan, aturan, regulasi yang dibuatnya tidak berimbang atau bisa dikatakan tidak pro rakyat.

Melainkan hanya memikirkan kepentingan-kepentingan pribadi dan kepentingan beberapa pihak.

“Negara kita ini merupakan negara maritim yang begitu luas dan kaya akan suku bangsa, sehingga, sifat dan sikap Kebhinekaan harus dan wajib dimiliki oleh setiap Pemimpin terutama dalam berpolitik, baik di eksekutif, legislatif dan yudikatif,” tandasnya.

Ia menjelaskan, era sekarang, para politikus rentan terjerumus dalam pusaran dinamika yang begitu polemik dan penuh daya intrik perpolitikan di setiap daerah di nusantara apabila dasar-dasar bernegara, wawasan garis-garis besar haluan negara tidak dimiliki dan menjadi akar idealis tiap pribadi atau calon pemimpin.

“Wajar kita memiliki ide-ide dan gagasan yang strategis, namun jika hanya merugikan rakyat kita sendiri, lebih baik perkaya dulu mentalitas, visi dan misi, tujuan membangun daerah, dan pemahaman nilai-nilai budi pekerti dan budi luhur, karena sebagai warganegara yang penuh dengan cerita dan sejarah perjuangan, tidak semestinya selalu mengejar sesuatu yang instan tanpa adanya proses perjuangan, apalagi jika ingin menjadi seorang pemimpin,” jelas dia.

Ia mengharapkan, kepada pemuda-pemuda millenial yang suatu saat nanti juga akan mengemban amanah dari rakyat, untuk selalu mengisi masa mudanya dengan penuh perjuangan.

Tanpa bermalas-malasan, mengasah kemampuan dan keterampilan, memperkuat sifat kebhinekaan, dan jangan pernah melupakan sejarah bang indonesia.

“Karena, bagaimana pun, masa-masa orang tua akan digantikan oleh para pemuda yang saat ini masih berjuang, baik itu ketika mengenyam pendidikan, maupun mengejar karirnya, agar pemerintahan indonesia trus maju, terutama terwujudnya Daerah Pulang Pisau yang kuat, berkatakter, berlandaskan kedaulatan rakyat, serta Amanah,” pungkasnya. (SENDRI/A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *