
ZONAKALTENG, Buntok-Komisi III DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah memantau langsung penyaluran bantuan sosial di Desa Tabak Kanilan, Kecamatan Gunung Bintang Awai.
“Pemantauan penyaluran bansos ditingkat kelurahan/desa tersebut dilakukan pada Kamis (19/8) lalu,” kata ketua Komisi III DPRD Barito Selatan, Zainal Khairuddin saat dihubungi melalui telepon selulernya, di Buntok, Sabtu.
Ia mengatakan, pemantauan ini dilakukan untuk memastikan agar penyaluran bantuan sosial tingkat kelurahan/desa yang disalurkan tersebut bisa tepat sasaran sesuai dengan peruntukannya.
“Ini merupakan upaya kami dari DPRD Barito Selatan agar bansos ini disalurkan tepat sasaran, sehingga data bantuan sosial tersebut bisa di pertanggungjawabkan,” ucap politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Barito Selatan itu.
Ia mengatakan, selain melakukan pemantauan secara langsung penyaluran bantuan sosial, pihaknya juga dari komisi III DPRD Barito Selatan menyempatkan diri untuk mengunjungi Desa Wungkur Baru eks transmigrasi untuk mendengar keluhan dan usulan masyarakat desa setempat.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pertemuan, keluhan yang disampaikan masyarakat Wungkur Baru itu seperti permasalahan infrastruktur serta jaringan sinyal internet yang kurang bagus.
Menurut dia, akibat jaringan internetnya masih kurang bagus itu, menyebabkan kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan pemerintahan desa yang menggunakan jaringan internet kurang lancar.
“Selain jaringan internet, masyarakat menyampaikan kesulitan akses jalan yang rusak dan belum di aspal. Disamping itu juga masyarakat menyampaikan keluhan terkait pengurusan sertifikat tanah hak milik untuk warga desa yang sebagian tidak bisa di proses oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN),” terangnya.
Dari keluhan masyarakat itu lanjut Zainal Khairuddin, DPRD Barito Selatan akan segera menindaklanjuti dan menyampaikan kepada pemerintah daerah melalui pihak terkait untuk menyelesaikannya secara bersama-sama.
“Begitu juga dengan usulan infrastruktur jalan juga akan kita tindaklanjuti pada saat rapat pembahasan badan anggaran pada pembahasan anggaran perubahan 2021 ini,” demikiam Zainal Khairuddin.(Shan/A1).
