Kamis, Oktober 15

Debit Air Meninggi Jalan Palangkaraya-Bukit Rawi Dilakukan Penyekatan

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Kondisi banjir di Jalan trans Kalimantan Palangkaraya-Bukit Rawi tepatnya di Desa Penda Barania, Kecamatan Kahayan Tengah kian meninggi hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Oleh karena itu, ruas jalan Palangkaraya-Bukit Rawi dilakukan penyekatan sejak Sabtu, 11 September 2021 pukul 19.00 WIB sampai Minggu 12 September 2021.

Saat ini beberapa mobil baik yang berukuran kecil dan besar terjebak macet karena mati mesin akibat mulai dalamnya air. Sehingga antrian pun semakin memanjang.

Camat Kahayan Tengah, Pisau Siswo, mengatakan sejak tadi malam pihaknya melakukan penyekatan hingga pagi ini pukul 06.00 Wib. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bergeraknya debit air kiriman.

“Sejak tadi malam air terus bergerak naik sampai hari ini, dan dititik terdalam mencapai setinggi pinggang orang dewasa,” kata Siswo, Senin, 13 Sepetember 2021.

Ia menyebutkan saat ini Kabupaten Gunung Mas di guyur hujan, maka untuk daerah bawah baik itu Kecamatan Banama Tingang dan Kecamatan Kahayan Tengah harus ekstra siaga akan datangnya banjir kiriman.

Akibat terus meningginya debit air, cukup banyak mobil-mobil kecil jenis minibus yang terjebak banjir atau mati mesin, sehingga kian menambah antrian panjang di lokasi tersebut.

“Kami terus menghimbau kepada para mobil-mobil penumpang dan pickup untuk tidak melintas, sebab kondisi air pagi ini masih bertahan,” ucap dia.

Sementara Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono, S.I.K., melalui Kapolsek Kahayan Tengah Iptu Rozikin, SH mengatakan, debit air banjir terus bergerak dan mengalami kenaikan cukup cepat lebih dari 70 Cm.

” Antrian semakin padat, untuk itu kami menghimbau agar para pengguna jalan seperti mobil kecil mengurungkan kembali niatnya untuk melintasi jalan trans kalimantan desa penda barania ini, sebab ketinggian air sudah sepinggang orang dewasa,” imbau Kapolsek.

Ia menambahkan, sejak tadi malam pukul 19.00 Wib hingga pagi pukul 06.00 Wib, pihaknya melakukan penyekatan, dan setelah itu kembali dilakukan buka tutup jalan. (SENDRI/A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *