Jumat, Oktober 16

Dinsos Kapuas Evaluasi Agen Penyedia Sembako Bagi KPM

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas – Dinas Sosial (Dinsos) Kapuas melakukan evaluasi para agen penyedia sembako bagi keluarga penerima manfaat (KPM).

Adapun agen-agen yang dievaluasi tersebut yakni, di Kecamatan Kapuas Kuala, Tamban Catut, Kapuas Hilir, Selat, Basarang, Pulau Petak dan Kapuas Murung.

Kepala Dinsos Kapuas, Budi Kurniawan S.Sos M.Si mengatakan evaluasi ini agar para agen memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Dalam rapat evaluasi penyaluran program non tunai atau kartu sembako ada 88 agen yang telah bekerja sama atau dintunjuk tersebar di 17 Kecamatan.

“Kita sudah melakukan evaluasi di 8 kecamatan dan terus berjalan. Evaluasi bertujuan untuk melihat kinerja agen melayani PKM dalam Program Bantuan Non Tunai sembako,” kata Budi Kurniawan, Senin, 13 September 2021.

Lelaki yang pernah menjabat Camat Bataguh itu menyampaikan dalam penyajian bahan, kualitas dan sarana prasarana yang berpedoman pada 6T tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran, tepat kualitas, tepat administrasi dan tepat guna.

“Ini yang kami kejar dan melakukan evaluasi, hasilnya disampaikan kepada agen kalau bisa diperbaiki apa tidak. Disini kami punya kewenangan apabila agen tidak baik maka akan digantikan dengan agen yang lain,” ucap dia.

Ia mengakui ada permasalahan yang didapat dari lapangan antara lain kualitas pelayanan kepada masyarakat khususnya PKM, variasi jenis barang harus sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Sosial.

“Kami minta lebih variatif dalam menyajikan barang misalnya kacang, jangan kacang tanah saja, bisa diganti dengan tempe, tahu atau kacang ijo,” kata dia.

Ia menambahkan, ada 10 kiteria yang dilakukan identifikasi termasuk kewajiban agen salah satunya Perum Bulog untuk menyelesaikan kewajibannya.

Jangan sampai uang yang sudah dibayarkan dialihkan untuk modal yang lain. Karena jumla penerima PKM di Kapuas berjumlah 17.040 Kepala Keluarga.

“Saya minta kepada agen untuk melakukan penyelesaian pembayaran kepada Perum Bulog, sebagai suplayer untuk penyaluran beras,” pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *