Jumat, Oktober 16

Willy M Yoseph Perjuangkan 60 Desa di Kapuas Teraliri PLN

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas – Anggota komisi VII DPR-RI Dapil Kalteng, Dr Ir Willy Midel Yoseph MM bakal memperjuangkan 60 Desa diwilayah non pasang surut agar teraliri listrik PLN.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan reses kedaerah pemilihan Kalteng tepatnya ke Kabupaten Kapuas. Selasa, 19 Oktober 2021.

Ia mengatakan tak hanya memperjuangkan teraliri listrik juga memastikan agar pasokan BBM berkualitas dengan harga sesuai kebijakan pemerintah.

Adapun mitra kerja komisi VII, lanjut dia, diantaranya Kementrian SDA dan Perindustrian. Serta PLN sebagai penyedia energi listrik dan di Kabupaten Kapuas sendiri ada 60 desa yang belum menikmati lampu penerangan dari PLN.

“Reses ini menangani bidang energi ada PLN dan Pertamina dimana ada 60 desa di Kabupaten Kapuas belum menikmati aliran listrik dari PLN dan 2024 baru rampung pengerjaannya,” kata Willy M Yoseph.

Menurutnya listrik masuk desa harus dibantu dari pemerintah daerah untuk menyiapkan infrastruktur jalan dan jembatan.

Sehingga pengerjaan proyek kelistrikan dapat berjalan dengan baik dan sesuai target 2024 masyarakat di 60 desa di daerah Kapuas Ngaju sudah bisa menikmati listrik 1×24 jam.

“Tadi pak Bupati Kapuas menyanggupi untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan agar mempermudah PLN masuk ke pelosok desa di daerah non pasang surut,” ucap dia.

Legislator PDI Perjuangan besutan Megawati Soekarno Putri itu menjelaskan tidak hanya PLN, pendistribusian BBM di Kabupaten Kapuas tidak ada permasalahan.

PIhaknya pun mendorong Pertamina untuk menyediakan tempat pendistribusian BBM lebih dekat lagi dengan konsumen di desa desa dengan kualitas baik dan harga lebih terjangkau sesuai dengan kebijakan pemerintah.

“kami dari komisi VII mendorong Pertamina untuk mendirikan depo BBM agar lebih dekat lagi dengan konsumen di desa desa tentu dengan kualitas baik dengan harga terjangkau,” ucap dia.

Ia menambahkan pihaknya sudah menyiapkan beberapa titik untuk penerangan jalan menggunakan listrik tenaga surya dibeberapa desa yang sudah dikerjakan di tahun 2021.

Ada 50 titik sementara menunggu listrik masuk dari PLN. Ini impian semua Kalteng terang indonesia terang salah satu keinginan masyarakat Kalteng.

“Karena kesejahteraan dan kebahagian itu baru bisa terasa apabila ada listrik 1×24 di rumah dan kita berkecukupan,” pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *