
Foto: Anggota DPRD berfoto bersama dengan Camat dan Kepala Desa di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III usai acara pelantikan 133 kepala desa, di Kuala Kapuas, Senin (29/8/2022)(ZONAKALTENG/Djemmy Napoleon).
ZONAKALTENG, Kuala Kapuas-Anggota DPRD Kapuas melakukan silaturrahmi dengan camat dan kepala desa dan tokoh masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III.
Dalam rapat yang berlangsung di ruang gabungan komisi tersebut, dipimpin Berinto didampingi anggota dewan lainnya yakni Didi Hartoyo, Kenedi dan Yudi Adam, di Kuala Kapuas, Senin (29/8/2022).
Anggota DPRD Kapuas, Berinto mengatakan, kedatangan tamu yang di pimpin langsung Camat Mandau Telawang itu bersama kepala desa yang baru dilantik dan tokoh masyarakat dari dapil III.
“Mereka ingin bersilaturahmi dengan kami anggota dewan dapil III dan memperkenalkan kepala desa yang baru di lantik,” ucapnya.
Dari 10 desa di Kecamatan Mandau Talawang, ada 7 kepala Desa yang baru, tentu kami sangat apresiasi karena mau mendatangi kantor DPRD.
Legislator Partai NasDem itu menjelaskan, kedatangan mereka untuk menyampaikan bahwa masyarakat sudah bisa menikmati jaringan telekomunikasi yang sudah aktif dan sebagian masih dalam tahap proses pengerjaan.
Ia menjelaskan, adapun jaringan teleokomunikasi yang dibangun tersebut diantaranya di desa Jakatan Masha,Tanjung Rendan, sedangkan di Sungai Pinang dan Tumbang Tihis masih dalam proses peasangan jaringan, dan yang masih belum dibangun di Desa Lawang Tamang,Tumbang Bukoi dan Tumbang Manyarung.
“Kami dari anggota dewan Dapil III memberikan apresiasi kepada Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat dan Dinas Kominfo sebagai leading sektor untuk infrastruktur jaringan telekomunikasi ini,” katanya.
Ia berharap untuk desa-deaa yang masih belum terlihat progres pembangunan jaringan telekomunikasi diminta supaya menjadi atensi bagi Kominfo supaya bisa dikoordinasikan untuk segera dibangun.
Selain terkait jaringan komunikasi, mereka juga menyampaikan aspirasi mengenai honor tenaga kontrak guru dan perawat agar di bayar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) seperti tahun 2020 hingga 2021.
“Mereka meminta honor gaji tenaga kontrak (Teko) guru dan tenaga kesehatan di bayar oleh Pemkab Kapuas melalui APBD,” terangnya.
Sedangkan usulan pembangunan jalan dari Sei Pinang menuju Jakatan Pari agar penimbunannya dimulai dari desa sei pinang menuju desa jakatan pari supaya dapat segera di lakukan pekerjaan.
Permintaan warga ini sudah disampaikan kepada Bupati Kapuas melalui surat secara tertulis dari masyarakat desa sei pinang.
“Terkait realisasi nanti di tanyakan kepada dinas teknis PUPR-PKP, ” terangnya.
Dikatakan Berinto lagi, usulan warga untuk akses jalan dari Pinang ke Tumbang Bukoi mereka meminta untuk memperjuangkan itu, karena aspirasi ini sudah sering disampaikan kepada Pemerintah Daerah dan sudah terakomodir melalui program melalui PT SMI.
“Kita sangat sayangkan kok PT SMI sampai gagal, kita tetap mendorong Bapak Bupati memberikan rasa adil kepada masyarakat Kabupaten Kapuas khususnya Masyarakat Mandau Telawang,” pungkasnya.
Kemudian sekarang bapak Bupati pada APBD Perubahan 2022 ini juga tetap mengusulkan agar program tahun jamak dapat dilaksanakan, saya mendukung bapa bupati untuk memberikan pelayanan kebijakan yang merata termasuk untuk Mandau Talawang.
“Karena program tersebut adalah amanah rakyat, maka apabila ada OPD yang pesimis untuk melaksanakannya maka diminta kepada bapak bupati untuk mengevaluasinya,” pintanya.(Djemmy Napoleon).
