
ZONAKALTENG, Buntok – Palang Merah Remaja atau PMR SMAN-1 Buntok melaksanakan pelatihan pertolongan pertama pada pasien gawat darurat. Di aula sekolah, Senin, 26 September 2022.
Salah seorang guru, Cilatesni mewakili Kepsek, Mahyani mengatakan anak-anak UKS PMR SMAN-1 Buntok berdedikasi tinggi dengan tugas ini, namun masih minim pengetahuan untuk menangani pasien atau korban gawat darurat.
Seperti, lanjut dia, pingsan, patah kaki, keseleo, serta sakit maag dan asam lambung.
Oleh sebab itu, lanjut dia, pihaknya berharap berharap para murid yang tergabung dalam UKS PMR mengikuti materi dengan baik, sehingga bisa diterapkan baik dilingkungan sekolah maupun keluarga.
“Kegiatan ini sangat penting untuk melakukan pertolongan pertama dengan baik dan benar bagi orang sakit atau korban kecelakaan, sebelum mendapatkan pertolongan dari medis,” kata Cilatesni.
Ini, lanjut dia, tidak hanya untuk mereka hanya sebatas di PMR, namun jika sewaktu-waktu ada orang yang perlu pertolongan pertama mereka sudah bisa membantu dengan baik dan benar.
Sementara ketua DPW UPT RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Kamelia Norman Wahyu mengatakan pihaknya memberikan materi dasar dalam pelatihan pertolongan pertama pada pasien kegawatdaruratan.
Misal penanganan pada pasien keseleo, jatuh dari tangga, serta pingsan saat upacara bendera.
“Hal ini tujuannya agar anggota PMR ini dapat menangani atau melakukan pertolongan pertama pada pasien gawat darurat agar terhindar lebih fatal, sebelum ditangani medis,” jelas dia. (B/A1)
