Jumat, Oktober 16

Bangun Semangat Kompetisi dan Sportivitas Antardesa di Pulang Pisau

ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Penjabat Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani mengatakan dengan adanya lomba desa dan kelurahan tingkat provinsi kalimantan tengah tahun 2024 diharapkan dapat membangun semangat kompetisi dan sportivitas antardesa dan kelurahan.

“Sekaligus mendorong pemerintah desa untuk terus melakukan inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan memperhatikan tantangan dan issue ke depannya,” katanya, Jumat, 21 Juni 2024.

Oleh karena itu, Nunu memastikan bahwa pihaknya juga akan melakukan percepatan peningkatan sarana dan prasarana regional, tata ruang dan pemukiman, peningkatan produktivitas hasil sumber daya alam dan lingkungan berkelanjutan.

Kemudian meningkatan kualitas sumber daya alam dan lingkungan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program ekonomi kerakyatan.

Serta mendukung penggunaan dana desa dan alokasi dana desa agar mampu mewujudkan masyarakat sejahtera dan keluarga yang berkualitas. Adapun tujuan dari pelaksanaan lomba desa adalah untuk mengevaluasi dan menilai pemerintah desa.

Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi pemerintahan, keregionalan dan kemasyarakatan. serta mengetahui capaian desa selama kurun waktu satu tahun dalam mewujudkan peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa.

“Dan sebagai sarana apresiasi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah berupa penghargaan kepada pemerintah desa atas prestasi yang telah dicapai dalam memajukan, memandirikan dan mensejahterakan desa,” ujar dia.

Hal tersebut sebagaimana termuat dalam undang-undang desa no 3 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa bahwa pembangunan desa merupakan upaya dalam meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan untuk kesejahteraan masyarakat desa.

“Terlebih dalam menghadapi pemulihan ekonomi dan sosial pasca bangkit dari bencana pandemic covid-19 penurunan angka stunting dan berbagai isu yang berkembang seperti kemiskinan ekstrim, inflasi dan isu strategis lainnya,” tutupnya. (DY)