
ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Penjabat Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani menyampaikan bahwa upaya penanggulangan bencana harus berorientasi pada pencegahan, sebagaimana arahan wakil presiden maruf amin dalam rapat koordinasi nasional penanggulangan bencana tahun 2024.
“Terdapat lima arahan yaitu kembangkan industrialisasi penanggulangan kebencanaan dengan penerapan teknologi dan inovasi, melakukan pemetaan risiko bencana secara tepat dan valid,” katanya, Jumat, 21 Juni 2024.
Kemudian memperkuat pelayanan kebencanaan, terapkan kebijakan dan upaya pemulihan pascabencana, menyusun dan rencanakan pembiayaan kegiatan penanggulangan bencana secara integrative dan tidak tumpang tindih.
Selanjutnya, infrastruktur yang dibangun untuk mengurangi resiko bencana harus terus ditingkatkan dan didukung dengan pengadaan peralatan yang standar sebagai strategi penanggulangan bencana secara terintegrasi.
Oleh karena itu, sebut Nunu pemerintah kabupaten pulang pisau telah melakukan upaya sebagai inovasi daerah, yaitu tahun anggaran 2024 telah mengupayakan agar masing-masing organisasi perangkat daerah menyediakan peralatan pemadam.
“Menyediakan anggaran untuk pengadaan peralatan pemadam dalam hal ini mesin portable dengan standar tinggi, dengan fungsi untuk menstafetkan air, dari sumber air besar di alirkan ke tandun-tandun untuk pemadaman,” ujarnya.
Kedua, meningkatkan mitigasi bencana melalui sinergitas bersama dengan membuat perjanjian kerja sama antar multi sektor dalam tahapan penanganan bencana, pra bencana, kedaruratan serta pasca bencana.
Ketiga, dalam penanggulangan bencana secara terintegrasi, pemerintah daerah kabupaten pulang pisau juga menginstruksikan kepada kepala desa se kabupaten pulang pisau untuk menyiapkan anggaran pada alokasi add sebesar Rp50 juta.
“Anggaran dimaksud untuk pembelian peralatan mesin dan peralatan pemadam kebakaran. Yang tidak kalah penting membangun kesadaran serta meningkatan kapasitas masyarakat di daerah rawan bencana agar dapat dan mampu mencegah serta meminimalisir dampak dari risiko serta ancaman bencana,” tandasnya. (DY)
