
ZONAKALTENG, Pulang Pisau – Pj Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani mengajak seluruh kader posyandu yang ada di setiap desa se Kabupaten setempat agar dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
“Berikanlah pelayanan terbaik agar masyarakat benar-benar merasakan pelayanan kesehatan. Dan saya meyakini para kader yang ada disetiap desa merupakan tenaga profesional,” katanya.
Saat menghadiri kegiatan sosialisasi penyuluhan pencegahan stunting yang berlangsung di Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir pada Selasa (25/6), Nunu menyerahkan bantuan CSR dari PLN Nusantara Tower.
Adapun bantuan tersebut berupa obat-obatan dan uang tunai sebesar Rp10 Juta yang diperuntukan ke posyandu yakni poyandu anak, remaja dan posyandu lansia yang ada di desa setempat sebagai bentuk perhatian bersama.
“Ini merupakan bentuk perhatian dalam rangka mengintervensi baik itu spesifik maupun sensitif terhadap keluarga berisiko stunting yang ada di desa terutama di Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir,” ujarnya.
Nunu menambahkan, dirinya juga mendapat informasi dari kepala desa setempat yang memastikan bahwa para kades bekerja dengan profesional, tulus iklas membantu masyarakat yang menjadi sasaran posyandu.
“Saya juga meyakini hal ini bahwa dengan bekerja tulus iklas tentunya masyarakat yang menjadi sasaran bisa terlayani dan terpantau tumbuh kembangnya agar dapat menjadi generasi penerus tahun 2040,” tukasnya.
Pj Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani mengajak seluruh kader posyandu yang ada di setiap desa se Kabupaten setempat agar dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
“Berikanlah pelayanan terbaik agar masyarakat benar-benar merasakan pelayanan kesehatan. Dan saya meyakini para kader yang ada disetiap desa merupakan tenaga profesional,” katanya.
Saat menghadiri kegiatan sosialisasi penyuluhan pencegahan stunting yang berlangsung di Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir pada Selasa (25/6), Nunu menyerahkan bantuan CSR dari PLN Nusantara Tower.
Adapun bantuan tersebut berupa obat-obatan dan uang tunai sebesar Rp10 Juta yang diperuntukan ke posyandu yakni poyandu anak, remaja dan posyandu lansia yang ada di desa setempat sebagai bentuk perhatian bersama.
“Ini merupakan bentuk perhatian dalam rangka mengintervensi baik itu spesifik maupun sensitif terhadap keluarga berisiko stunting yang ada di desa terutama di Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir,” ujarnya.
Nunu menambahkan, dirinya juga mendapat informasi dari kepala desa setempat yang memastikan bahwa para kades bekerja dengan profesional, tulus iklas membantu masyarakat yang menjadi sasaran posyandu.
“Saya juga meyakini hal ini bahwa dengan bekerja tulus iklas tentunya masyarakat yang menjadi sasaran bisa terlayani dan terpantau tumbuh kembangnya agar dapat menjadi generasi penerus tahun 2040,” tukasnya. (DY)
