Kamis, Oktober 15

Dewan Kapuas Harap Tradisi Pekuburan Barimba Jadi Budaya Lokal

ZONAKALTENG, Kapuas – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Frangko B. Dehen mengungkapkan harapannya agar tradisi ziarah Pekuburan Barimba yang menjadi bagian dari perayaan Paskah umat Kristiani di wilayah Kapuas Seberang tetap dijaga dan dilestarikan sebagai budaya lokal.

Harapan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kapuas fraksi PDI Perjuangan itu pada Minggu (20 April 2025) pada kegiatan perayaan Paskah di kompleks pekuburan Barimba.

Menurut Frangko, tradisi ziarah pada perayaan paskah di Pekuburan Barimba bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang tinggi dan mempererat kebersamaan antar umat Kristiani serta masyarakat sekitar.

“Ini bukan hanya soal kepercayaan, tapi juga cerminan nilai-nilai luhur seperti penghormatan kepada orang tua, sanak saudara yang sudah mendahului kita sebagai bentuk solidaritas dan semangat kekeluargaan bagi kita yang menjalani kehidupan di dunia ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tradisi ini perlu didukung oleh berbagai pihak, baik dari pemerintah daerah, tokoh agama, maupun masyarakat umum. Karena tradisi malam paskah di Pekuburan sudah dilaksanakan turun temurun sehingga sebagai generasi muda harus menjaga dan melestarikan tradisi ini jangan sampai terkikis oleh perkembangan zaman.

“Kita harus terus jaga agar generasi muda tidak melupakan akar budaya ini. Saya berharap tradisi ini bisa menjadi bagian dari identitas budaya Kapuas Seberang yang membanggakan,” lanjutnya.

Favo sapaan akrabnya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang telah menjaga ketertiban dan kekhusyukan acara. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun dengan lebih baik dan melibatkan lebih banyak generasi muda.

“Dengan kebersamaan, kita bisa memperkuat toleransi dan keharmonisan antar umat beragama di Kabupaten Kapuas,” tutupnya. (Djemmy)