Kamis, Oktober 15

Bupati Kapuas Prihatin atas Musibah Longsor, Dorong Penambangan Rakyat yang Lebih Aman

ZONAKALTENG, Kapuas – Bupati Kapuas, HM. Wiyatno, SP menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tanah longsor yang terjadi di wilayah pertambangan rakyat dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Kejadian memilukan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kapuas.

“Kami turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa akibat longsor ini. Pemerintah daerah sangat prihatin dan akan segera mengambil langkah-langkah evaluatif,” ujar Bupati Wiyatno saat diwawancarai usai rapat terbatas, Rabu (1 Mei 2025).

Menurutnya, musibah ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan pengaturan kegiatan pertambangan rakyat agar lebih aman dan tidak membahayakan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa kegiatan penambangan rakyat memang memberikan penghidupan bagi sebagian warga, namun harus dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

“Pemerintah Kabupaten Kapuas akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengevaluasi lokasi pertambangan yang ada. Selain itu, kami juga akan menyampaikan hal ini secara resmi kepada Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran agar ada kebijakan provinsi yang mendukung penambangan rakyat yang aman dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas pertambangan di lokasi rawan longsor, apalagi saat musim hujan.

“Kami ingin semua pihak terlibat dalam menjaga keselamatan. Jangan sampai tragedi serupa terulang kembali,” tutupnya. (Djemmy)