Jumat, Oktober 16

Khristianto Yudha : Pesparani Bukan Hanya Ajang Kompetisi Tapi Sebagai Sarana Pembinaan Iman

ZONAKALTENG, Buntok – Wakil Bupati Barito Selatan, Khristanto Yudha menyebutkan Pesta Paduan Suara Gerejani atau Pesparani Katolik bukan hanya ajang kompetisi, tetapi sebagai sarana pembinaan iman.

Hal tersebut disampaikan wakil Bupati saat melepas kontingen pesta paduan suara gerejani katolik I tingkat Provinsi menuju Palangka Raya. Di Halaman kantor Bupati, Selasa, 18 November 2025.

“Pesparani bukan hanya ajang kompetisi tetapi juga sarana pembinaan iman, spiritual dan penguatan karakter kita sebagai manusia yang bertaqwa, sehingga dapat membangun peradaban yang lebih maju serta dapat membawa kesejahteraan bersama,” kata Khristanto Yudha.

Ia mengatakan Pemkab memberikan apresiasi kepada ketua dan seluruh anggota Kontingen Pesparani Katolik Barsel serta Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah atau LP3KD yang akan mengikuti pelaksanaan Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Dirinya juga berharap kegiatan ini juga dapat meningkatkan persaudaraan antar umat Katolik dan dengan umat dari berbagai agama lainnya, sehingga kerukunan antar beragama senantiasa dapat dirasakan di bumi Kalimantan Tengah ini.

“Kegiatan Pesparani ini juga harus dapat membangun dan meningkatkan ketaatan kita dalam beribadah menuju masyarakat yang lebih religius dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” ucap dia.

Ia menambahkan Pemkab Barsel selalu mendukung penuh kegiatan-kegiatan kerohanian dari berbagai agama dan lembaga-lembaga keagamaan.

Pesparani ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Kabupaten berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus sebagai daerah religius dan damai.

Ia berpesan agar para peserta lomba tampil dengan penuh percaya diri dan rendah hati serta menunjukkan semangat damai dan kasih kepada peserta dari Kabupaten lain.

Sementara ketua kontingen Hadrianus Dempo menambahkan pada ajang Pesparani Katolik I tingkat Provinsi Kalteng ada 13 kategori yang di perlombakan.

“Dari 13 kategori tersebut kita hanya mengikuti 5 cabang, yakni paduan suara dewasa campuran dan 4 cabang lainnya perorangan,” beber dia.

Sementara jumah peserta, pelatih, official dan lain-lainya yang berangkat sebanyak 55 orang. (B/A2)