
ZONAKALTENG, Buntok- Suasana di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Rantau Kujang, Kecamatan Jenamas, Kabupaten Barito Selatan pada Jumat siang itu terasa sedikit berbeda.
Para jamaah yang datang untuk menunaikan salat Jumat tampak terkejut sekaligus penasaran ketika mengetahui yang naik mimbar bukan hanya seorang ustaz, melainkan seorang kapolsek.
Dia adalah Kapolsek Jenamas Ipda Muhd Zulkifly Ramadhan dengan mengenakan pakaian yang rapi dan penuh wibawa, Kapolsek berdiri di atas mimbar. Namun kali ini, bukan instruksi keamanan atau penegakan hukum yang ia sampaikan.
Melalui khutbah Jumat, ia mengajak jamaah untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.
Dalam khutbahnya, Ipda Muhd Zulkifly Ramadhan menyampaikan bahwa taqwa secara sederhana berarti kesadaran penuh untuk takut dan patuh kepada perintah Allah dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.
Sesuai dengan Hadits Riwayat Tirmidzi yang berbunyi ‘Bertakwalah Kepada Allah SWT dimanapun engkau berada’.
Selain itu ia juga menyampaikan bahwa Sebagai anggota kepolisian yang bertugas di wilayah jenamas, Keamanan Adalah tanggung bersama.
Ketika Masyarakat memiliki iman dan takwa maka, orang takut melakukan kejahatan karena takut kepada Allah, maka terciptalah kamtibmas yang aman dan damai.
Sosok Ipda Muhd Zulkifly Ramadhan yang lahir di Pekanbaru pada 4 Januari 1999, lulusan Akademi Kepolisian ini juga dikenal dengan sosok yang sangat ramah dan santun di masyarakat.
Selain itu ia juga menyampaikan bahwa Ketaqwaan bukan hanya melakukan ibadah di masjid. Namun juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari seperti tidak melakukan segala tindakan kriminal dan tidak merusak ketertiban Masyarakat.
Jika Masyarakat memiliki ketakwaan yang kuat, maka khususnya wilayah jenamas akan tercipta Dengan sendirinya.
“Sebagai anggota kepolisian yang bertugas di wilayah jenamas, kami menyadari bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi semata, namun tanggungjawab bersama semua elemen,” ucap dia.
Menurutnya keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ketika Masyarakat memiliki iman dan takwa maka, orang takut melakukan kejahatan karena takut kepada Allah.
Orang menjaga tetangganya, orang menjaga kampungnya, maka terciptalah kamtibmas yang aman dan damai.
Sebagai bagian pendekatan humanis serta menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat secara langsung.
Pesan yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun menyentuh itu membuat para jamaah menyimak dengan khidmat. Bagi sebagian warga, kehadiran kapolsek di mimbar masjid menjadi simbol kedekatan aparat dengan masyarakat.
Kegiatan seperti ini dinilai menjadi salah satu cara efektif membangun hubungan yang lebih humanis antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui mimbar masjid, pesan kamtibmas tidak hanya terdengar sebagai imbauan formal, tetapi juga sebagai ajakan moral untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kita berharap kedepannya semoga masyarakat wilayah jenamas bisa menumbuhkan sifat takwa dan bekerja sama dengan aparat untuk tercapainya keamanan dan ketertiban di wilayah jenamas,” ucap dia. (B/A2)
Berikut profilnya :
Muhd.Zulkifly Ramadhan, S.Tr.K, M.H
TTL : Pekanbaru, 4 Januari 1999.
Pendidikan :
– SD Annur Pekanbaru
– MTsN Andalan Pekanbaru
– Sman 8 Pekanbaru
– Akademi Kepolisian
– Universitas Unitomo S2
Jenjang karir
* Danton 3 kie 2 dalmas ditsabhara Polda Kalteng.
* Kanit Reskrim Polsek Kumai
* Kanit 5 Harda satreskrim Polres Kotawaringin Barat
* Kanit 3 Tipidter satreskrim Polres Kotawaringin Barat
* P.S. Kapolsek Katingan Tengah Polres Katingan
* P.S. Kapolsek Jenamas Polres Barito Selatan
