Jumat, Oktober 16

Sri Putri Pratiwi : Festival Literasi Harati 2026 Mendorong Minat Baca dan Memperkuat Literasi Generasi Muda

PULANG PISAU, ZONAKALTENG – Roadshow Festival Literasi Harati 2026 yang di buka secara resmi oleh Bupati Pulang Pisau (Pulpis) H. Ahmad Rifa’i, Kamis (9/04/2026) pukul 08.00 WIB, bertempat di Gedung Perpustakaan Daerah Pulang Pisau, diinisiasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Pulang Pisau.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Pulang Pisau, Sri Putri Pratiwi, S.STP., M.PA menjelaskan bahwa literasi tidak hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengolah, serta menggunakan informasi secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.

“Literasi merupakan kemampuan dasar yang sangat penting di era sekarang. Tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana seseorang mampu memahami informasi, berpikir kritis, serta memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui Festival Literasi Harati 2026, pihaknya berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Festival Literasi Harati 2026 menjadi salah satu agenda penting dalam upaya mendorong minat baca serta memperkuat budaya literasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Pulang Pisau.

“Melalui kegiatan roadshow ini, diharapkan mampu menghadirkan berbagai program edukatif, inspiratif, dan interaktif yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi di era digital saat ini dalam mendukung Visi Misi Bupati Pulang Pisau,” benernya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, pegiat literasi, serta berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan ekosistem literasi yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menggerakkan semangat literasi di daerah, sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan sumber informasi bagi masyarakat,” pungkasnya.