
ZONAKALTENG, Buntok – Pemerintah Kecamatan Karau Kuala bersama Kantor Urusan Agama (KUA), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Majelis Ta’lim Al-Hidayah serta kelompok pengajian se-Kelurahan Bangkuang menggelar doa bersama secara keliling, Minggu malam, 9 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama masyarakat untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT, sekaligus mencegah terjadinya bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Barito Selatan.
Camat Karau Kuala Adriansyah, S.Pi, MM.SI mengatakan doa bersama dilaksanakan dengan menyambangi sejumlah wilayah di Kelurahan Bangkuang.
Kegiatan ini diikuti unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok pengajian serta warga setempat.
“Melalui kegiatan ini kita mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi potensi bencana yang dapat mengancam masyarakat, khususnya di tengah kondisi cuaca saat ini,” kata Adriansyah, Minggu, 9 Agustus 2026.
Selain doa bersama, lanjut dia, Pemerintah Kecamatan Karau Kuala bersama KUA, MUI dan masyarakat juga akan melaksanakan Shalat Istisqo atau shalat memohon turunnya hujan.
Sholat Istisqo dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, pukul 07.30 WIB, bertempat di lapangan bola Kelurahan Bangkuang.
Ia menyampaikan kegiatan tersebut diharapkan dapat diikuti masyarakat secara luas sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama agar hujan segera turun, sehingga kondisi kekeringan dapat teratasi dan risiko terjadinya karhutla di wilayah Barito Selatan dapat diminimalkan.
Menurutnya Pemerintah Kecamatan Karau Kuala juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Kegiatan doa bersama dan Shalat Istisqo ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Barito Selatan dari berbagai ancaman bencana. (B/A2)
