Kamis, Oktober 15

Gerak Cepat Padamkan Karhutla Kapolres Barsel Turun Langsung ke Lokasi Bersama Wakil Bupati dan Dandim

ZONAKALTENG, Buntok – Respons cepat personel siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polres Barito Selatan berhasil mencegah meluasnya kebakaran yang terjadi di kawasan Masimpun, Desa Kalahien atau dikenal sebagai Jalan Letter S, Kecamatan Dusun Selatan, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 17.30 WIB setelah operasi gabungan lintas instansi berlangsung selama berjam-jam di medan gambut yang sulit ditaklukkan.

Kebakaran terdeteksi setelah adanya pantauan satelit yang menunjukkan kemunculan titik hotspot di wilayah tersebut.

Begitu laporan diterima, personel piket siaga Karhutla dari Satsamapta Polres Barsel bersama Polsek Dusun Selatan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan awal.

Di lapangan, operasi pemadaman melibatkan kolaborasi TNI–Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kalahien.

Seluruh unsur segera berkoordinasi untuk menghambat laju api agar tidak merembet ke kawasan lahan di sekitarnya yang sangat rentan terbakar.

Tantangan terbesar datang dari karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman berlangsung lebih sulit dan membutuhkan penyiraman secara intensif di sejumlah titik.

Mengetahui besarnya potensi ancaman, Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, didampingi para Pejabat Utama Polres turun langsung ke lokasi yang berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari Kota Buntok untuk memimpin penanganan di lapangan.

Tak hanya Kapolres, Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, dan Dandim 1012/Buntok Letkol Inf. Muhammad Edi, juga hadir meninjau sekaligus memastikan seluruh unsur bekerja secara terpadu dalam upaya pemadaman.

Berkat kerja sama lintas instansi dan masyarakat, kobaran api berhasil dikendalikan pada sore hari.

Meski demikian, petugas tetap melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala di bawah permukaan gambut.

Kapolres Barsel AKBP Jecson R Hutapea, mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap di lingkungan sekitar.

“Langkah cepat masyarakat dinilai menjadi kunci mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih besar di tengah musim kemarau seperti ini,” kata Kapolres. (UR/A2)