
Barselnews, Pulang Pisau – Setiap hari di Wilayah PerKotaan, Kabupaten Pulang Pisau orang yang mengalami gangguan jiwa berkeliaran bebas, dan jumlahnya makin bertambah.
Berdasarkan pantauan Barselnews, Senin, orang gila itu ada yang berwajah lama, dan ada juga berwajah baru yang berkeliaran ditempat umum, lokasi perkantoran, pertokoan, serta rumah makan dalam Kota Pulang Pisau.
Sedangkan jumlahnya lebih dari 10 orang, dan terkesan dibiarkan, dan tidak ada yang mengurusi orang yang mengalami gangguan kejiwaan tersebut.
Mirisnya lagi, ada dari orang gila ini yang dikepalanya ada korengan, dan hal ini yang menjadi pertanyaan warga, siapa yang mengurus orang gila tersebut.
“Di wilayah perkotaan Pulang Pisau setiap hari ada saja terlihat orang-orang yang mengalami gangguan jiwa, kadang ada yang duduk di depan Kantor BRI, ada yang berkeliaran di Jalan, dan ada yang berjalan di depan Bank Kalteng,” kata Ardy salah seorang warga Pulang Pisau.
Bahkan lanjut dia, ada juga orang gila yang masuk langsung ke rumah makan, sehingga cukup mengganggu tamu-tamu yang mau makan di rumah makan tersebut.
Oleh karena itu, ia mengharapkan perhatian pemerintah kabupaten setempat agar melakukan penertiban terhadap orang gila yang berkeliaran tersebut.
Sementara Ketua Komisi I, DPRD Pulang Pisau, Gunawan mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan banyak orang gila yang berkeliaran didalam Kota Pulang Pisau ini.
Menurut dia, dirinya kadang melihat orang gila yang berkeliaran itu ada yang perempuan, dan lelaki yang masih muda, dan ada juga yang sudah tua.
Orang gila itu kata dia, sering berkeliaran di jalan-jalan utama, serta ditempat umum, dan badannya penuh kotoran, kadang terlihat mengais sampah, bahkan ada yang selalu berteriak di jalan, dan mengganggu pengguna Jalan.
“Untuk itu, kita mengharapkan kepada Satpol PP, maupun Dinas Sosial setempat agar melakukan penertiban terhadap orang-orang yang mengalami gangguan mental atau kejiwaan yang sering berkeliaran didalam kota Pulang Pisau ini,” kata dia.(EF/A1).
