Jumat, Oktober 16

Astaga…, Disambar Petir Petani Desa Patas I Tewas Ditempat

Barselnews, Buntok – Naas yang menimpa seorang petani Hadianto (49), warga Desa Patas I RT 05, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA) tewas ditempat usai disambar petir disamping pondoknya didaerah Jalan Patas II. Senin  (21/1/2019) sekitar pukul 17.15 WIB.

Akibat  disambar petir , beberapa bagian tubuh korban mengalami luka bakar berwarna hitam, seperti bagian pinggul dan paha panggung sebelah kiri yang ditemukan seperti sengatan gosong.

Informasi di kepolisian menyebutkan,  disaat hujan leba mulai reda beberapa orang warga setempat melihat ada sesosok tubuh yang tergeletak di dekat pondok yang belum jadi.

Melihat hal itu, warga pun lagsung melaporkan ke kantor Polsek GBA.

Kapolsek GBA Iptu Rahmat Saleh Simamora membenarkan bahwa ada warganya, yang berprofesi sebagai petani ditemukan tewas disamping pondok miliknya yang belum jadi.

“Diduga korban tewas di sambar petir,” kata Rahmat S Simamora kepada Barselnews. Rabu (23/1/2019).

Dari hasil penyelidikan, lanjut dia, sepertinya korban baru selesai bekerja membuat pondok. Karena hujan lebat, korban pun belum berani beranjak untuk pulang, dan memilih untuk beristirahat.

Ironisnya, saat hujan  mereda, Hadianto pun berjalan menuju kendaraan roda duanya yang terpakir tidak jauh dari pondoknya.

Rupanya saat itulah ajal menjemputnya, petani itupun terjatuh seketika  lantaran diduga disambar petir.  Korban disambar petir sebanyak dua kali, hingga mengakibatkan, punggung,  paha dan pinggul sebelah kiri korban terlihat seperti luka bakar berwarna hitam.

“Dari hasil pemeriksaan tim medis di puskesmas setempat, diduga korban meninggal dunia karena disambar petir,” ungkap dia.

Ia menambahkan, oleh pihak keluarganya, korban sudah semayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim di Kecamatan GBA. (UR/A2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *