
Barselnews, Kapuas – Sekolah Dasar Swasta (SDS) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Saka Karang, Kecamatan Kapuas Tengah kekurangan guru.
Kepala UPTD Pendidikan Kapuas Tengah, Mujiono mengatakan Sekolah Dasar Swasta dan PAUD di Saka Karang masih kekurangan tenaga pendidik atau guru.
“Saat ini untuk SDS guru yang mengajar hanya empat orang semuanya merupakan tenaga kontrak. Sedangkan PAUD hanya satu orang tenaga pendidik juga berstatus kontrak,” kata Mujiono kepada Barselnews.
Ia membeberkan, sementara untuk jumlah murid di SDS sekitar 39 orang dan PAUD 30 orang lebih. Jumlah murid ini tidak seimbang dengan jumlah gurunya.
“Semoga kedepan khususnya untuk Kapuas Tengah kebutuhan guru bisa terakomodir sesuai dengan mekanismenya terutama untuk guru SDS dan PAUD Saka Karang ini,” harap dia.
Selain itu, ia juga berharap pada tahun ini agar ada penambahan untuk guru SMP di Desa Penda Rawa, karena pada saat ini masih kekurangan empat orang guru.
Pihaknya, lanjut dia, berupaya akan diperbantukan guru dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Saya selaku kepala UPTD Kapuas Tengah sangat berterima kasih kepada pihak perusahaan yang tergabung Mining Cluster Improcemen Frogram (MCIF) yang sudah memperhatikan dunia pendidikan di Kapuas Tengah,” ucap dia. (JM/A2).
