
Barselnews, Kuala Kapuas-Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Ben Brahim mengatakan, Kecamatan Basarang merupakan miniatur dari Bali.
“Jaga, dan lestarikan tradisi yang dibawa umat Hindu Bali ke Kecamatan Basarang ini,” kata Bupati melepaskan keberangkatan arakan ogoh ogoh, Rabu (6/3/2019).
Ben Brahim mengatakan, tradisi seperti ini terus dipertahankan, sebagai salah satu ciri khas bangsa Indonesia yang kaya akan seni budaya.
“Kita meminta kepada Diskominfo Kapuas untuk mempromosikan ini sebagai destinasi wisata budaya Kapuas,” pinta Bupati.
Ben Brahim meminta kepada umat Hindu Bali di Kecamatan Basarang untuk menjaga toleransi antar umat beragama di Kabupaten Kapuas.
Selain itu bupati meminta kepada masyarakat agar menjaga lingkungan selalu bersih asri, dan jangan membuang sampah sembarang, apa lagi ke sungai terutama ban bekas, karena berpotensi menjadi sarang nyamuk.
“Saya minta tahun 2020 Kecamatan Basarang bebas dari yang namanya jamban helikopter, dan saya sudah tanda tangan SK untuk menggunakan Dana Desa (DD) membangun WC Komunal,” ungkapnya.
Disamping itu, Ben Brahim juga meminta kepada masyarakat agar menggunakan hak pilih pada pemilihan Legislatif baik DPR RI,DPRD provinsi,Kota dan Kabupaten,DPD RI serta Pilpers pada 17 April 2019 nanti. (JM/A1).
