
Barselnews, Buntok-Perusahaan Daerah Air Minum Barito Selatan, Kalimantan Tengah berupaya maksimal agar pasokan air bersih kepada pelanggan pada saat lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah nantinya bisa terus lancar.
“Kita akan berupaya supaya pada saat lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah 2019 nantinya, pasokan air bersih bisa terus lancar tanpa ada kendala,” kata Direktur PDAM Tirta Barito, Maryanto, di Buntok, Senin, 3 Juni 2019.
Ia mengatakan, pihaknya sudah jauh-jauh hari melaksanakan persiapan dengan melakukan pengecekan, dan pemantauan terhadap peralatan yang ada.
“Apabila ada peralatan yang rusak langsung segera diperbaiki agar kondisinya baik, dan tidak mengalami kerusakan lagi,” ucap Maryanto.
Pihaknya juga telah memberikan imbauan kepada petugas PDAM yang berada di kota Buntok, dan yang berada di 13 unit pelayanan yang ada disejumlah kecamatan di daerah ini agar menjalankan tugas sesuai dengan SOP yang telah ada.
“Kita berharap dengan adanya persiapan tersebut pasokan air bersih pada saat lebaran nantinya bisa lancar tanpa ada kendala kerusakan,” harap dia.
Pada intinya PDAM Barito Selatan akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, apalagi dalam menghadapi hari-hari besar keagamaan.
“Meski bukan pada saat menghadapi hari-hari besar keagamaan pun kita juga akan terus berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, apalagi pada saat menghadapi momen seperti ini,” kata dia.
Selain itu ia juga menyampaikan bahwa PDAM Tirta Barito telah mendapatkan predikat nilai sehat dari BPKP pada akhir tahun 2018 yang lalu.
Penilaian BPKP menyebutkan bahwa PDAM Tirta Barito meningkat tajam dari indikator penilaian dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu penilaiannya berada di bawah standar, kini PDAM meraih indikator penilaian yang termasuk baik.
Adapun indikator penilaian kinerja pihak PDAM Barito Barsel dari tahun ke tahun, seperti pada tahun 2018 yang lalu pihak PDAM Barsel dari sebelumnya pada tahun 2017 nilai kinerja PDAM Barsel mendapat nilai 2,75, kini sudah mencapai 2,83. Angka 2,83 tersebut, menurut pihak BPKP Kalteng sudah cukup baik sehingga mendapatkan predikat nilai sehat.
“Hasil itu adalah dari penilaian murni pihak BPKP Kalteng yang dinilai dari beberapa indikator penilaian kinerja terhadap pihak PDAM Tirta Barito Buntok,” kata dia.
Disamping itu juga lanjut dia, selama kurang lebih empat tahun ini, dirinya dipercaya Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan untuk memimpin PDAM Tirta Barito, progresnya cukup baik yang dinilai dari indikator sebelumnya dari tahun 2015.
“Saat itu, penilaian terhadap PDAM Tirta Barito hanya mencapai 2,24, tahun buku 2016 naik jadi 2,58, berikutnya 2,75 dan 2018 dengan angka 2.83,” tambah Maryanto.
Perlu diketahui, angka untuk mencapai sehat dari pihak penilai itu minimal 0.5, akan tetapi saat ini angka tersebut telah didapatkan oleh pihak PDAM Barsel dengan angka yang dinilai cukup sehat yakni dengan angka 2,83 sehingga telah mampu membawa PDAM Barsel pada posisi yang lebih baik, dan dari peringkat semua PDAM yang ada di Kalimantan Tengah saat ini,” katanya.
PDAM Tirta Barito Barsel telah mampu melampaui peringkat PDAM Kota Palangka Raya dan nantinya jika bisa lebih ditingkatkan lagi pencapaian nilai kinerja yang lebih baik, ke depannya bisa berada pada posisi kelima di Kalteng dari 14 kabupaten/kota.
Meskipun demikian, semua yang kini telah didapatkan PDAM Tirta Barito Barsel tak lepas dari kerjasama, dan dukungan dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan.(BI/A1).
