Beranda Headline Obat Nyamuk Diduga Penyebab Kebakaran Rumah Warga Desa Mantaren

Obat Nyamuk Diduga Penyebab Kebakaran Rumah Warga Desa Mantaren

30
0

Barselnews, Pulang Pisau – Obat nyamuk diduga penyebab kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga di Jalan Polder RT 04, Desa Mantaren I, Kecamatan Kahayan Hilir, Pulang Pisau. Selasa, 17 Desember 2019 sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Pulang Pisau AKBP. Siswo Yuwono Bima Putra Mada melalui Kapolsek Kahayan Hilir Ipda Widodo, mengatakan penyebab terjadi kebakaran rumah warga tersebut diduga kuat karena obat nyamuk.

Ia membeberkan, sekitar pukul 01.00 Wib, telah terjadi kebakaran rumah milik Mariati (60) seorang Janda.

Saat itu anaknya Apin (38) bersama istrinya Rusanti (39) mendengar suara seperti ada sesuatu yang terbakar, sehingga mereka keluar rumah dan melihat rumah ibunya yang berada tepat di sebelah mereka dalam keadaan terbakar.

“Api berawal dari belakang rumah atau dapur, melihat kebakaran tersebut, anak dan istrinya itu meminta tolong kepada tetangga sekitar untuk memadamkan api,” ungkap Widodo.

Namun, karena kontruksi rumah terbuat dari kayu, lanjut dia, api dengan cepat menjalar dan membakar sebagian besar rumah, sehingga warga dengan alat seadanya tidak mampu untuk memadamkan api.

Kemudian mereka meminta bantuan dari BPBD atau Damkar Kabupaten Pulang Pisau. Dan sekira pukul 03.00 Wib api sudah bisa dipadamkan.

Berdasarkan keterangan Apin anak pemilik rumah, membeberkan, bahwa saat terbakar rumah dalam keadaan kosong. Karena ibunya ikut dengan anak tertuanya di Kuala Kapuas. Rumah tersebut sebelumnya di tempati oleh anak kedua ibunya yakni Supianor.

Ia menambahkan, sementara hasil pengumpulan alat bukti dan keterangan (Pulbaket), dari anak ketiga korban Iwan Setiawan rumah tersebut dibangun kurang lebih Tahun 1980. Pada tahun 1997 pernah mengalami korsleting listrik pada bagian kamar sebelah kiri.

” Kemudian hasil Pulbaket dari Supianor anak ketiga dari ibu Mariati, bahwa pada saat terjadi kebakaran ia tidak ada dirumah dan berada di tempat temannya di Desa Mentaren II, dan sumber juga menjelaskan bahwa dia itu sering menghidupkan obat nyamuk setiap hari di dalam rumah,” beber Widodo.

Untuk diketahui, rumah yang terbakar terbuat dari Kayu dengan ukuran kurang lebih 6 × 12 Meter.

“Untuk dugaan kita sementara, itu disebabkan karena obat nyamuk,” tutupnya. (SENDRI/A2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here