Jumat, Oktober 16

Pemkab Barito Utara Bangun Posko Di Jalan Tembus Lemo – Palangka Raya

ZONAKALTENG, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperketat akses masuk ke wilayah Kabupaten Barito Utara dalam pencegahan penyebaran virus covid-19.

Dimana pemerintah Kabupaten Barito Utara menambah posko pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyebaran covid-19 di jalan tembus Lemo- Palangka Raya.

Yang mana, jalan tembus tersebut merupakan salah satu jalur warga untuk masuk ke Kabupaten Barito Utara dan tak jarang, banyak warga masyarakat yang memanfaatkan jalan alternatif tersebut baik dari Muara Teweh maupun dari Palangka Raya.

“Khusus masyarakat yang datang dari Palangka Raya, jalur masuk ke Muara Teweh melalui Jalan Lemo-Palangka Raya wajib melakukan pemeriksaan di Posko Covid-19 Desa Lemo. Hal ini, guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona di Kabupaten Barito Utara, Pemerintah Desa Lemo II bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Barito Utara mendirikan Posko Covid-19,” jelas Bupati Barito Utara, H Nadalsyah, Jumat 3 April 2020 saat mengunjungi Posko penegahan penyebaran covid-19 Desa Lemo.

Nadalsyah sangat mengapresiasi keberadaan posko tersebut. “Jalur Kandui sudah kita dirikan Posko Covid-19, tentunya ada sebagian masyarakat yang masuk ke Muara Teweh melalui jalan pintas yang kita buat. Posko ini sebagai tempat pemeriksaan bagi masyarakat yang masuk melalui jalan alternatif tersebut,” jelas Nadalsyah.

Nadalsyah mengharapkan, dengan diperketatnya pintu masuk ke Kabupaten Barito Utara, penyebaran Virus Corona di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan dapat dicegah.

Selain itu, Nadalsyah menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang memasuki Barito Utara agar dapat memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya.

“Jangan nantinya, begitu ditanya petugas memberikan jawaban yang tidak benar. Jujurlah, jangan sampai nantinya kita ikut berperan dalam penyebaran Virus Corona di Kabupaten Barito Utara,” pinta Nadalsyah.

Dengan memberikan jawaban yang jujur, nantinya bila dipandang masyarakat membutuhkan perawatan, maka Tim Gugus Tugas akan segera dapat menindaklanjutinya. “Bila dari Pulau Jawa atau daerah Red Zone, bilang ke petugas yang jaga. Jangan mengatakan dari daerah green Zone,” harap Nadalsyah.(DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *