
ZONAKALTENG, Buntok – Pemkab Barito Selatan memastikan bahwa harga kebutuhan pokok di pasar Kota Buntok relatif stabil, karena ketersediaannya mencukupi.
Berdasarkan hasil sidak yang dilakukan oleh pemkab Barsel bersama-sama dengan DPRD, TNI dan Polri, di pasar Kota Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, sebagian besar bahan pokok masih dalam kondisi harga yang relatif stabil. Sabtu, 4 April 2020.
Asisten I Setda Barsel Aslianson mengakui, berdasarkan hasil sidak dipasar ada beberapa jenis bahan pokok tertentu yang mengalami kenaikan.
Terutama komoditi gula pasir yang harganya di tingkat pedagang ditemukan bervariatif, antara Rp.19.000 sampai Rp.21.000 per Kg.
Kenaikan ini terhitung sekitar 30 persen lebih tinggi dari harga sebelumnya, yang berada di kisaran Rp.13.000 sampai Rp.15.000 per Kg di tingkat pedagang.
Selain gula pasir, komoditi yang mengalami kenaikan harga adalah bawang merah dan bawang putih, yakni untuk bawang merah mencapai Rp.40.000 per Kg dan bawang putih di kisaran Rp.45.000 per Kg.
Menurutnya hal itu bukanlah masalah, karena dianggap masih dalam batas kewajaran.
“Untuk gula pasir ada kenaikan, bervariatif yakni ada Rp.19 ribu, Rp.20 ribu dan Rp.21 ribu, kalau dihitung ketiga-tiganya kemudian dibagi tiga, tidak ada permasalahan,” tukasnya.
Namun, lanjut dia, hingga saat ini belum ditemukan adanya pedagang ataupun agen yang melakukan tindakan penimbunan bahan pokok seperti yang dikhawatirkan oleh masyarakat.
“Dari pemantauan tadi, tidak ada penimbunan oleh pedagang,” ungkapnya.
Hanya saja, lanjut dia, harga tersebut belum bisa dipastikan akan bertahan lebih lama, karena saat ini berdasarkan pengakuan pedagang, bahwa pihaknya menstok barang hanya untuk kebutuhan pasar selama dua sampai tiga hari kedepan.
Maka dari itu, guna memastikan stabilitas harga-harga barang dan ketersediaanya di pasaran, pihak pemkab melalui Instansi terkait, berjanji akan terus memantau perkembangan di setiap harinya.
“Karena rata-rata pedagang hanya membatasi stok dua atau tiga hari, maka bahan pangan cukup tersedia bahkan sampai dua atau tiga minggu kedepan,” ucap dia. (B/A2).
