
ZONAKALTENG, Buntok – Ditengah pandemi COVID-19, wakil ketua I DPRD Barito Selatan, Moch Yusuf Kalem menyebutkan daya beli masyarakat mulai melemah perlu perhatian bersama.
“Yang perlu disoroti oleh pemkab saat ini tidak hanya persoalan kenaikan harga dan ketersediaan bahan pokok, tak kalah penting juga mulai melemahnya daya beli masyarakat,” kata Yusuf Kalem, Sabtu, 4 April 2020.
Ia mengatakan, menurunya daya beli masyarakat dampak dari Virus Corona mengakibatkan melemahnya ekonomi karena anjloknya harga komoditi unggulan seperti Karet dan rotan.
Bahkan, saat ini keadaan tersebut diperparah dengan kondisi iklim yang memasuki musim penghujan, sehingga masyarakat tidak bisa memanen dua komoditi tersebut, karena diterpa banjir akibat meluapnya DAS Barito.
“Sekarang yang perlu dipikirkan adalah melemahnya daya beli masyarakat, karena rotan tidak ada yang beli dan harga karet sangat murah,” beber dia.
Ia menambahkan, untuk itu mari bersama-sama memikirkan nasib masyarakat bawahsangat penting segera dilakukan, eskipun ketersediaan bahan pangan melimpah di pasaran, akan tetap sulit terjangkau oleh warga, sebab mereka tidak memiliki penghasilan.
“Kalau masyarakat yang paling bawah ini, apa yang dibelikan. Walaupun ada beras, ada gula dan kebutuhan pokok di pasaran, apa yang mereka beli, darimana duitnya,” ucap dia. (B/A2).
