Beranda Kapuas Jembatan Lengkung Mandomai Peninggalan Swiss Ditutup Lantaran Termakan Usia

Jembatan Lengkung Mandomai Peninggalan Swiss Ditutup Lantaran Termakan Usia

134
0

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas- Jembatan Lengkung peninggalan arsitek Negara Swiss di Mandomai harus ditutup karena kondisinya memprihatinkan lantaran termakan usia.

Camat Kapuas Barat, Kertidipora mengatakan, jembatan berbahan kayu ulin berbentuk lengkung yang menghubungkan Kelurahan Mandomai dan Desa Saka Mangkahai harus ditutup. Karena kondisinya sangat memprihatinkan akibat termakan usia.

“Jembatan ini dibangun sekitar 1974 harus, kami tutup karena kondisi sudah tidak layak lagi untuk dilintasi angkutan barang dan manusia karena kodisi kontruksi kayu yang sudah banyak mengalami pelapukan,” kata Kertedipora, Jumat, 27 November 2020.

Ia membeberkan, jembatan ini berusia 46 tahun sangat memprihatinkan, sehingga langkah yang diambil oleh pihak pemerintah kecamatan bersama unsur tripika kecamatan Mandomai menutup akses jembatan pada.

“Kami sampaikan kepada masyarakat untuk menggunakan jembatan puntun pantar yang sudah dibangun rangka baja dikilometer I,” ucap dia.

Hal ini sambung dia, karena jembatan lengkung tersebut  tidak bisa lagi digunakan kondisi parah, serta baut-baut berkarat dan kayu penyangga terlepas keseimbangn jembatan miring ke sebelah kiri dari dari arah Mandomai.

“Kalau dilihat secara kasat mata memang kontruksi kayu ulin sudah lapuk baut sebagai pengerat antara rangka jembatan sudah banyak yang terlepas maka kita sepakat bersama tokoh masyarakat untuk tutup akses jembatan,”imbuhnya.

Ia berharap kepada pemerintah derah Kabupaten Kapuas terutama dinas terkait agar membangun baru jembatan tersebut namun tidak merubah desain awal.

Karena jembatan tersebut merupakan sejarah Mandomai yang berakitan erat dengan gereja Mandomai yang memiliki mozaik.

“Saya berharap dan bermohon kepada Pemda Kabupaten Kapuas untuk membangun baru jembatan baru,tetapi tidak melupakan sejarah Mandomai Kecamatan Kapuas Barat, ” pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here