Beranda Barito Utara Kodim 1013/Mtw Terjunkan 31 Personil Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

Kodim 1013/Mtw Terjunkan 31 Personil Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana

16
0

ZONAKALTENG, Muara Teweh – Dalam pelaksanaan kegiatan reaksi cepat penanggulangan bencana serta perlengkapan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla), banjir, angin puting beliung dan tanah longsor, Kodim 1013/Mtw menerjunkan 31 personil reaksi cepat dari TNI.

Komandan Distrik Militer 1013/Muara Teweh Letkol Kav Rinaldi Irawan usai apel gelar pasukan mengatakan dalam kegiatan ini Kodim 1013/Mtw menerjunkan sebanyak 31 personil dari TNI, Selasa 23 Februari 2021

“Dengan arahan dari atasan kita sudah membentuk satu satuan setingkat pleton. Dan tentunya ini tidak bisa bekerja sendiri karena penanggulangan bencana ini khususnya sebelum terjadi, banyak stakeholder terkait yang harus turun kelapangan. Kita bersinergi semua, baik BPBD, Dinas Kesehatan, Polres Barito Utara, TNI, Manggala Agni, Tagana, Dinsos dan PMD, serta masyarakat,” katanya.

Dandim juga mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat secara langsung, dampak secara kesehatan seperti apa, itu adalah salah satu contohnya dari Dinas Kesehatan. Dan kita gelar juga perlengkapan apabila sudah terjadi bencana kita sudah siap.

“Kita gelar hari ini, kendaraan, alat pemadam kebakaran, alat komunikasi yang tentunya bersinergi dengan BPBD sebagai supervisi dan rekan-rekan dari stakeholder lainnya,” kata dia.

Lebih lanjut, Rinaldi Irawan menjelaskan Kodim 1013/Mtw sendiri menurunkan personil 31 orang apabila terjadi bencana tentunya dilakukan pencegahan oleh Babinsa maupun Danramil yang ada di wilayah.

“Karena dari Kodim ke tempat terjadinya bencana membutuhkan waktu dan jarak sehingga perlu dulu yang dilapangan Babinsa serta Danramil yang mengatasi langkah awal untuk menanggulangi dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA),” ujarnya.

Dia juga mengatakan untuk pasukan siaga reaksi cepat akan berkomunikasi dengan BPBD dan komponen lainnya bergerak ke tempat terjadi bencana. Dan untuk perlengkapan BPBD lah yang paling lengkap di Kalimantan Tengah.

“Tentunya kita menggandeng BPBD dalam penanganannya karena BPBD lah supervisi dan saya pribadi melihat untuk perlengkapan sudah lengkap juga termasuk di wilayah-wilayah kecamatan dan desa untuk penanganan awal,” ungkapnya.(DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here