Beranda Kapuas Audisi Bintang Vokalis Qasidah Bentengi Generasi Muda Dari Bahaya Narkoba

Audisi Bintang Vokalis Qasidah Bentengi Generasi Muda Dari Bahaya Narkoba

75
0

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas- Audisi bintang qasidah salah satu upaya membentangi generasi muda dari bahaya narkoba, pergaulan bebas dan minuman keras.

Demikian disampaikan DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat saat pembukaan audisi vokalis qasidah, Sabtu, 6 Maret 2021.

“Audisi bintang vokalis qasidah untuk memotifasi anak anak, remaja dan pemuda se-kabupaten Kapuas untuk dapat membentengi diri bahaya narkoba dan pergaulan bebas, dengan bisa beraktivitas yang positif,” kata Ary Egahni..

Ia menjelaskan, kegiatan positif seperti ini bisa membentengi mereka untuk lebih cinta kepada Alqur’an dan lagu religi atau lagu-lagu qasidah

Melalui kegiatan ini juga, dapat menemukan bibit yang baru untuk menoreh sejarah ditingkat provinsi bahkan nasional.

Sebelumnya Lasqi Kapuas sudah membawa peserta vocalis qasidah baik anak anak, remaja dan pemuda ke tingkat nasional.

“Melalui pentas lagu lagu qasidah ditingkat Nasional Kapuas jadi juara dan sekarang ada yang berprofesi sebagai penyanyi lagu lagu religi nuansa islami,” ungkapnya.

Ary Egahni yang juga Anggota DPR RI Komis III itu berharap, kesuksesan itu bisa kembali diraih melalui persiapan yang matang serta kerja keras dari rekan rekan DPD Lasqi yang sudah beruapa untuk melaksanakan kegaitan ini.

Secara khusus dia mengucapkan terima kasih dari pengurus DPD Lasqi periode 2020-2025, pemkab Kapuas terutama Bapak Bupati yang sudah mendukung penuh kegiatan ini.

“Saya berterima kasih kepada rekan rekan yang begitu antusias melaksanakan kegiatan seleksi ini serta menerapkan protocol kesehatan,” ucap dia.

Sementara ketua harian DPD Lasqi, H Suwarno Muriat menambahakan, perserta yang mengikuti audisi bintang vocalis terdiri dari 44 orang terdiri dari jenjang anak anak, remaja, pemuda dan pop religi.

Ada pun penilaian terdiri dalam dua kategori, teknik vocal terbagi lagi menjadi 3 bagian mulai dari artikulasi pengucapan karena ada bahasa arab, nada juga diperhatikan dan harmonisasi antara vocal dengan musik.

“Kemudian penilaian kedua dari penampilan sangat mempengaruhi karena perlu penghayatan mimik wajah dalam membawakan lagu yang ada syair nuansa religi,” terangnya.

Untuk itu, lanjut dia, dewan juri ada dua orang yang sudah mengikuti pelatihan diprovinsi dan sudah mengetahu standar penilaian dan dari 44 perserta akan diseleksi sampai 8 perserta.

“Nanti ada 8 pasang putra dan putri yang akan ikut lomba di Palangka Raya,” pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here