
ZONAKALTENG, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menyebutkan infrastruktur menjadi masih fokus pembangunan untuk memperkuat perekonomian melalui pertanian.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat rapat Musrenbang perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, diaula Bappeda. Rabu, 9 Juni 2021.
Bupati mengatakan, infrastruktur harus terbangun secara merata dengan sendirinya pertanian menjadi kekutam ekonomi di Kabupaten Kapuas.
Infrastruktur juga, lanjut dia, menjadi satu salah satu tolak ukur pembangunan dalam segala hal baik itu jalan jembatan, air bersih, telekomunikasi dan listrik.
“Pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus kita agar pertanian menjadi kekuatan ekonomi di Kapuas,” kata Ben Brahim S Bahat
Terkait dengan RPJMD dirinya berharap rampung pada 20 Juni 2021 ini, sehingga setiap program percepatan pembangunan di Kapuas bisa dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi dirinya dan wakil Bupati.
“Dengan begitu target yang sudah di programkan bisa berjalan baik,” ucap dia.
Sementara Sekda Kapuas, Septedy menyampaikan hasil Musrenbang RPJMD terjadi karena empat hal yakni recofusing anggaran, adanya pandemi covid 19, program strategi nasional dan Food Estate.
Sehingga di lakukan perubahan ini tidak hanya di Kapuas namun untuk seluruh kabupaten di Kalteng.
“Musrenbang perubahan RPJMD kita menyampaikan rancangan awal sebelumnya dan ditanggapi DPRD, tokoh masyarakat, dan Bupati Kapuas,” ucap dia.
Menurutnya, ada beberapa poin penting yang disampaikan didalam musrenbang perubahan ini, diantaranya agar target untuk penurunan angka pengangguran 3,00 persen dan angka kemiskinan 3,50 persen pada 2023 sesuai target.
“Artinya kita optimis walau pun dimasa pandemi masih sama targetnya dengan RPJMD murni 2018-2023,” ucap dia.
Ia membeberkan, untuk meningkatkan PAD pihaknya terus melakukan terobosan dan inovasi dengan mengusulkan perubahan regulasi untuk membuka ruang bagi pemerintah daerah.
Kemudian dari sektor pertanian kedepan lebih ditingkatkan sehingga pencapaian target angka pengangguran dan kemiskinan di RPJMD murni bisa tercapai.
“Diharapkan apa yang sudah menjadi target didalam RPJMD 2018-2023 bisa tercapai dengan terobosan dan inovasi dari perangkat daerah,” kata dia.
Ia menambahakan, untuk rekrutmen tenaga kontrak kedepan harus sesuai skill atau keahlia. Untuk target sendiri akan terlihat di 2023 nanti pencapaian Indek Pembangunan Manusia 75,00 persen, dan laju pertumbuhan ekonomi 8,60 persen.
Untuk pembangunan infrastruk jalan dan jembatan masih dengan rencana awal yaitu jalan dari Kapuas Tengah, Pujon-Jangkang, Sei Hanyu-Pinang-Tumbang Bokoi masih prioritas dan minimal fungsional.
“Seluruh dokumen pembahasan akan rampung tanggal 20 Juni 202 nanti Pemerintah Daerah dalam bentuk Raperda untuk di konsulatasi ke Pemprov Kalteg,” ucap dia.
Rapat Musrenbang RPJPMD tersebut dipimpin Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM M didampingi Wakil Bupati Dr HM Nafiah Ibnor MM serta dhadiri Ketua DPRD Kapuas Ardiansah S Hut, aggota DPRD III dan Dapil IV. (DJEMMY NAPOLEON/A2).
