Jumat, Oktober 16

Kasus COVID-19 Meningkat, DPMD Pulang Pisau Imbau Desa Aktifkan Kembali Posko PPKM

Foto: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) Hj. Deni Widanarni saat diwawancai, di Pulang Pisau, Jumat (11/2/2022)(ZONAKALTENG/Sendri).

 

ZONAKALTENG, Pulang Pisau-Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) Hj. Deni Widanarni mengimbau kepada seluruh Pemerintahan Desa di wilayah setempat mengaktifkan kembali posko Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM).

“Hal itu mengingat, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah ini mulai mengalami peningkatan,” ucapnnya, di Pulang Pisau, Jumat, 11 Februari 2022.

Deni Widanarni juga mengimbau kepada pemerintah desa untuk mengatisipasi adanya lonjakan kembali Covid-19 varian baru ini.

Dikatakannya, pengaktifan posko PPKM itu juga harus didukung oleh adanya Dana Desa (DD) sebesar 8 persen, sehingga penggunaan DD tersebut dapat di fokuskan pada penanganan COVID-19.

Saya meminta kepada Desa untuk mengaktifkan lagi satgas-satgas desanya, dan ini juga dalam rangka mensukseskan vaksinasi di desa itu,” tegasnya.

Karena lanjut dia, apabila vaksinasi di desa itu sukses, maka dapat menekan jumlah angka COVID-19 di desa-desa.

Untuk itu, ia menekankan agar PPKM di desa-desa segera di aktifkan dengan menggunakan dana 8 persen dari DD.

Menurut dia, untuk tahun 2022 penggunaan DD berdasarkan PMK Nomor 120 Tahun2021 tentang penggunaan DD yakni 40 persen dari DD di pergunakan untuk pelaksanaan BLT-DD, 20 persen untuk Ketahanan Pangan dan 8 persen untuk PPKM.

Selebihnya 32 persen untuk reguler, pelaksanaan rutin, baik dalam penanganan Karhutla, Bencana, Stunting dan lain sebagainya sesuai dengan urgensi penggunaan prioritas di desa, dan semua itu berdasarkan hasil musyawarah desa yang dilaksanakan di masing-masing desa.(Sendri/A1).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *