
ZONAKALTENG, Kuala Kapuas- DP3APPKB Kapuas bersama SMAN 1 Selat tanda tangani Memorandum Of Understanding (MoU) terkait program Bangga Kencana.
Kepala DP3PAPPK Kapuas, dr Try Setyautami mengatakan program bangga kencana di satuan pendidikan perlu dilakukan perjanjian MoU untuk mendukung program Nasional BKKBN pusat.
Sehingga mengenalkan lebih dini kepada pelajar baik tingkat SLTP maupun SMA sederajat terkait bahaya pernikahan dini.
“Program bangga kencana ini sangat perlu dikenalkan sejak dini kepada pelajar, sehingga bisa mencegah pernikahan usia dini,” kata Try Setyautami.
Ia menjelaskan program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang lebih dikenal Sekolah Siaga Kependudukan (SSK),l merupakan satu program untuk meningkatkan kepedulian terhadap kependudukan secara dini.
Dimana perkembangan penduduk tergantung dari pengertian dan pemahaman masyarakat terhadap reproduksi angka kelahiran perkembangan penduduk dapat ditekan.
“Berbagai cara kita memberikan wawasan secara dini kepada anak didik sehingga mereka sadar dan akan menunda perkawinan hingga batas usia idea,” jelas dia.
Ia berharap program yang di mulai dari SMAN 1 Selat menjadi pelopor SSK dalam rangka upaya Pemerintah melalui BKKBN untuk pengendalian penduduk dan pencegahan terhadap stunting.
Para siswa akan dikenalkan dengan alat reproduksi serta kapan usia pernikahan dan kesiapan dari alat reproduksi.
“Saya berharap dengan di sepakati bersama dengan pihak satuan pendidikan Program Bangga Kencana salah satu upaya Kita melakukan pencegahan terhadap stunting bisa terlaksana,”pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/B/A1).
