
ZONAKALTENG, Kapuas – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Thosibae Limin telah mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penggunaan tanaman kecubung yang dapat berdampak buruk pada perilaku generasi muda.
Diketahui kecubung adalah zat yang semakin banyak digunakan dikalangan remaja dan anak-anak serta dikhawatirkan dapat menyebabkan berbagai perubahan perilaku yang negatif.
Thosibae Limin menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam mengawasi serta membimbing anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam penggunaan kecubung.
“Saya menegaskan bahwa pengaruh zat ini bisa sangat merusak, baik dari segi kesehatan fisik maupun mental,” kata Thosibae Limin saat diwawancara di Gedung Wakil Rakyat.
Politisi banteng moncong putih itu juga mengingatkan bahwa dampak negatif dari kecubung bukan hanya terbatas pada individu yang menggunakannya, tetapi juga bisa mempengaruhi keluarga dan lingkungan sekitar.
“Anak-anak yang terjerat dalam penggunaan kecubung dapat menunjukkan perilaku agresif, penurunan prestasi akademik serta peningkatan risiko terlibat dalam tindakan kriminal,” ujarnya.
Selain itu, Thosibae Limin meminta pemerintah daerah untuk mengambil tindakan tegas dalam mengatasi penyebaran kecubung di masyarakat. Langkah-langkah seperti sosialisasi, kampanye anti-kecubung serta pemberian edukasi mengenai bahaya zat tersebut harus diintensifkan.
“Saya meminta adanya kerjasama antara berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, organisasi masyarakat dan kepolisian untuk memberantas penyalahgunaan kecubung di kalangan generasi muda,” ungkapnya.
Ketua PAC Kecamatan Selat ini berharap, kesadaran dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ini.
“Dengan upaya bersama diharapkan generasi muda Kabupaten Kapuas dapat terlindungi dari dampak negatif kecubung dan bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berprestasi,” tutupnya. (Djemmy)
