Jumat, Oktober 16

Kegiatan Bidang Cipta Karya DPUPR Pulpis Lebih Banyak Program Pemeliharan Fasos dan Fasum

Barselnews, Pulang Pisau – Kegiatan pada bidang cipta karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Pulang Pisau, lebih banyak melaksanakan program pembangunan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum).

Demikian disampaikan Plt Kepala DPU-PR Pulpis, Usis I Sangkai melalui Kabid Cipta Karya, Iwan Hermawan kepada BarselNews.

Ia mengatakan, saat ini untuk kegiatan Cipta Karya ditangani oleh dua bidang yakni Bidang Cipta Karya sendiri dan Perumahan dan Pemukiman (Perkim).

“Dengan ditangani oleh dua bidang ini, maka kegiatan kita menjadi lebih spesifik lagi. Sementara program yang kita laksanakan pun ditahun ini hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” jelas dia.

Kegiatan dimaksud, lanjut dia, untuk fasilitas umum diantaranya pembangunan jalan lingungan, drainase dan sanitasi. Sementara fasilitas sosial yakni pemeliharaan kantor-kantor yang sudah terbangun.

Menurutnya, untuk pemeliharaan kantor ada dua kriteria yakni kantor yang sudah diserahkan oleh DPU-PR dan kantor dalam proses dibawah penanganan pihaknya.

“Contohnya dua kriteria itu, kita membangun Kantor Bupati dan DPRD dimana sebagian sudah kita serahkan ke Kantor itu. Tetapi ada juga, gedung yang masih dibawah penanganan kita,” ucap dia.

Ia menambahkan , adapun gedung yang masih di bawah penanganan pihaknya, seperti pembangunan GPU, Masjid Agung, dan Kristiani Center menjadi pemeliharaan pihaknya.

Sementara kantor-kantor yang sudah ditempati Satuan Oraginasi Perangkat Daerah (SOPD) pihaknya berharap, dimana SOPD yang sudah menempati dapat melanjutkan pemeliharaannya.

Selain pembangunan Jalan Lingkungan yang sebagian dilaksanakan oleh Perkim, maka di tahun 2019 ini pihaknya melakukan pemeliharaan Drainase di dalam kota.

“Pemeliharaan Drainase ini terus kita lanjutkan, dan intinya untuk mengantisipasi hujan turun atau terjadi air pasang yang dapat menyebabkan banjir, karena penumpukan sampah-sampah, khususnya di area Pasar Patanak,” ucap dia.

Untuk pemeliharaan Drainase ini, lanjut Iwan, sudah dilaksanakan dari tahun-tahun sebelumnya didalam kota, dan itu terus dilanjutkan oleh pihaknya.

“Untuk pemeliharaan drainase ini, kami berharap juga, selain DPUPR, masyarakat juga turut memelihara lingkungan khususnya drainase ini, utamanya untuk tidak membuang sampah kedalamnya,” tandas dia. (EF/A2).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *