
ZONAKALTENG, Kuala Kapuas – Dinas Pertanian Kuala Kapuas menargetkan 105.000 hektar luas tanam di 12 Kecamatan pasang surut pada tahun 2020.
Kepala Distan Kapuas, Anjono Bhakti melalui Kabid produksi, Edy Dese mengatakan, untuk luas tanam tahun 2020 ditargetkan 105.000 hektar atau mengalami kenaikan 9 persen dari target 2019 yakni 97.139 hektar.
“Untuk tahun 2020 target luas tanam 105.000 I 12 kamatan pasang surut naik 9 persen ari target 2019 sebesar 97.139 hektar,” katay Dese kepada zonakalteng.co.id, Senin, 20 Januari2020.
Ia membeberkan, untuk program tahun ini bersumber dari APBD Provinsi Kalamtan Tengah diantaranya Kalteng Berkah, sarana produksi dan penangkaran.
Sementara, lanjut dia, bersumber dari APBD Kabupaten ada program Kalster padi dan pengembangan padi R1 Dadahup, kapur untuk pertanian, padi untuk lahan kering dan pupuk cair untuk lahan basah.
“Kita juga mendapat bantuan program dari APBN khusus untuk lahan rawa. Karena 12 kecamtan di daerah pasang surut menjadi sentra produksi padi untuk kabupaten Kapuas,” jelas dia.
Dari APBN juga, lanjut dia, ada kegiatan APBN pengembangan padi bebas residu dan padi organik.
Ia pun berharap ada jalinan kerja sama dari semua bidang untuk pencapaian luas tanam padi di Kabupaten Kapuas, baik itu bidang penyuluhan, sarana prasarana dan penyuluh lapangan.
Dengan mencermati cuaca ekstrim dan mengatur pertanaman dan menjaga kualitas produksi serta serangan hama tikus, terutama pengamat dilapangan dan kelompok tani.
“Kita berharap dukungan dan kerjasama dari semua bidang yang ada di Dinas pertanian bahkan peran penyuluh dan sarana prasana sangat mendukung pencapain luas tanam,” pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2).
