
ZONAKALTENG, Muara Teweh – Permasalahan kemiskinan saat ini masih menjadi masalah besar, tak terkecuali di Kabupaten Barito Utara. Terkait hal tersebut ada tiga karakteristik permasalahan kemiskinan yang menonjol saat ini.
Ketiga karakteristik tersebut yaitu jumlah angka penduduk miskin yang masih cukup besar, ketimpangan kemiskinan antar wilayah, akses dan kualitas pelayanan dasar penduduk miskin masih tertinggal.
Wakil Bupati Barito Utata, Sugianto Panala Putra mengatakan, dalam Peraturan Presiden nomor 15 tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan disebutkan bahwa penanggulangan kemiskinan adalah kebijakan/program pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Yang dilakukan secara sistematis dan terencana dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan derajat kesejahteraan rakyat.
“Untuk itu diharapkan dalam kegiatan ini dapat terlaksana koordinasi yang terpadu dan berkesinambungan antar organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan demikian, sinergitas, sinkronisasi, dan harmonisasi terhadap perencanaan dan pelaksanaan kegiatan percepatan penanggulangan kemiskinan di daerah ini dapat terwujud,” kata Sugianto Panala Putra, saat Rapat Koordinasi penanggulangan kemiskinan, di aula BappedaLitbang Senin 20 Januari 2020.
Menurutnya, agar dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka dalam melaksanakan kebijakan dan program penanggulangaan kemiskinan yang telah disusun perlu dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi, baik secara vertikal (antar wilayah pemerintahan) maupun secara horisontal (antar badan/instansi/sektor/perangkat daerah terkait).
Melihat kondisi angka kemiskinan yang dimiliki serta masih terdapat desa tertinggal perlu upaya-upaya percepatan yang terus dilaksanakan hingga pada gilirannya Kabupaten Barito Utara akan terbebas dari kemiskinan dan ketertinggalan.
“Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh perangkat daerah terkait beserta camat se Barito Utara untuk terus berperan aktif mengkoordinasikan dan mensinkronkan program-program penanggulangan kemiskinan serta mengupayakan pengurangan jumlah desa tertinggal di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya. (DN/A2)
