
ZONAKALTENG, Buntok-Sebanyak 99 orang pegawai pada DPRD Barito Selatan, Kalimantan Tengah menjalani tes cepat atau rapid test.
Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Barito Selatan, Pudji Ika Lestari mengatakan sebanyak 99 orang yang mengikuti tes cepat itu terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai kontrak atau honorer.
“Rapid test ini dilaksanakan sesuai imbauan pemerintah daerah bahwa setiap kantor dan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) diharapkan bisa mencegah penyebaran COVID-19,” katanya, di Buntok, Kamis.
Oleh karena itu, pihaknya melaksanakan rapid test ini untuk memastikan kondisi masing-masing tiap-tiap pegawai yang ada di DPRD Barito Selatan ini.
Hal itu dilakukan mengantisipasi dengan segera apabila ada kondisi kesehatan pegawai yang tidak kondusif untuk melaksanakan isolasi secara mandiri atau pengobatan tahap selanjutnya.
“Kita berharap dari 99 orang ASN maupun pegawai kontrak atau honorer yang mengikuti rapid test hari ini, semoga hasilnya non reaktif semuanya,” harap Pudji Ika Lestari.
Sementara sebelumnya juru bicara percepatan penanganan COVID-19 Barito Selatan, dr Djulita Kurniadia Palar sebelumnya mengatakan, pihaknya akan terus melakukan tracking aktif dan menelusuri penularan virus corona di daerah ini.
“Tracking aktif ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan mempersempit agar penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona itu tidak meluas.
Menurut dia, tracking aktif itu dengan cara melacak dan menelusuri orang-orang beresiko dan memiliki kontak dengan pasien yang sebelumnya dinyatakan positif.
“Dengan ditemukannya banyak kasus ini merupakan upaya yang kita lakukan memutus dan mencegah agar penyebarannya tidak meluas,” tambah dia.
Kalau secara kumulatif, lanjut dia, konfirmasi positif berjumlah 130 pasien dengan rincian 76 sembuh, 50 pasien dalam perawatan, dan 4 orang meninggal dunia.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Bariro Selatan ini agar bersama-sama bergotong royong dalam mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19 dengan mengikuti semua anjuran pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan.
Mematuhi protokol kesehatan itu dengan memakai masker pada saat beraktivitas dimanapun dan kapanpun, serta mencuci tangan menggunakan sabun.
“Kita mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama wajib menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah, serta mencuci tangan sesering mungkin,” harap Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan itu.
Kemudian menjaga jarak, rajin berolahraga, jangan panik, dan selanjutnya makan makanan bergizi dalam upaya meningkatkan imunitas tubuh.
“Karena dengan bergotong royong dan bersatu kita bisa mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19 di kabupaten yang berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” demikian Djulita Kurniadia Palar.(BI/A1).
