Jumat, Oktober 16

Kepala BPBD Kapuas Minta Warga Waspadai Angin Puting Beliung

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas- Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Panahatan Sinaga, meminta warga masyarakat mewaspadai bencana alam angin puting beliung disertai hujan dan petir.

“Saya minta kepada masyarakat waspada terhadap bencana alam angin puting beliung disertai hujan guntur dibarengi petir,” kata Panahatan Sinaga, Jumat, 6 November 2020.

Ia mengatakan, hal tersebut karena perubahan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),cuaca ekstrim akibat la nina.

Kekeringan dan hujan lebat yang berpotensi terjadinya angin disertai hujan petir dan Guntur berdasarkan peringatan BMKG pada akhir bulan Oktober 2020 hingga April 2021 nanti.

“Kita Kapuas sudah mengarah kesana sesuai dengan perkiraan BMKG, oleh sebabitu perlu dilakujan identifikasi potensi bencana yang terjadi,”ujarnya.

Menurutnya, saat ini untuk bencana angin puting beliung sering terjadi di beberapa kecamatan yang sangat riskan yakni Mantagai, Bataguh, Kapuas Kuala, Dadahup, Timpah, dan Kapuas Murung.

Namun tidak semua di 17 kecamatan, meski demikian perlu diwaspadai karena terjadi la nina warga di Kapuas Hulu curah hujan tinggi akan terjadi banjir air pasang.

“Curah hujan tinggi air pasang sehingga penurunan air lambat ke hilir dan ini akan terjadi di Kecamatan Mandau Telawang, Kapuas Tengah, Kapuas Hulu dan sebagian Timpah,” ucap dia.

Lelaki yang akrab disapa Sinaga itu membeberkan pada tahun 2020 sudah terjadi bencana aingin puting beliung di Kecamatan Kapuas Murung merusakan 1 rumah dan di Kecamatan Timpah, Dusun Kanjarau ada 22 rumah terdampak.

“Kita akan berkordinasi dengan pihak Dinas PU untuk dimasukan dalam program bedah rumah, menunggu surat usulan dari kepala desa dan camat sebagai program prioritas,” ucap dia. (DJEMMY NAPOLEON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *