Beranda Kapuas Tim Pemenangan Ben-Ujang Lakukan Rekonsiliasi dan Pelatihan Saksi Di Kapuas

Tim Pemenangan Ben-Ujang Lakukan Rekonsiliasi dan Pelatihan Saksi Di Kapuas

32
0

ZONAKALTENG, Kuala Kapuas-Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Ben Brahim S Bahat-Ujang Iskandar melakukan rekonsiliasi dan pelatihan terhadap saksi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

“Pelatihan ini agar saksi bisa lebih memahami tugas dan fungsinya pada saat pemungutan suara,” kata Ketua tim pemenangan Ben-Ujang nomor urut satu Supenpri, di Kuala Kapuas, Kamis.

Ia mengatakan, pelatihan yang berlangsung di Balroom hotel Permata Iin di hadiri seluruh saksi yang barasal dari 17 kecamatan.

Sedangkan untuk narasumber dari kegiatan ini dari Bawaslu sebagai pengawas pelanggaran Pilkada, Iswahyudi dan dari KPU, Budi Prayitno.

Ia menyampaikan, kegiatan ini sangat penting supaya para saksi memahami apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab di tempat pemungutan suara pada hari pencoblosan.

“Kami ingin para saksi dari tim Ben-Ujang lebih memahami tugas kerjanya untuk mengamankan suara cagub dan cagub Ir Ben Brahim S Bahat,MM,MT, dan Dr H Ujang Iskandar,ST.M.Si,” ucapnya.

Supenpri menyampaikan, para saksi akan diberikan surat mandat dari tim pemenangan sebagai saksi di TPS dan perlu diingatkan kembali bahwa jangan sampai meninggalkan TPS dalam keadaan apapun kecuali mau makan atau pun ke kamar kecil, dan harus ada yang mengantikan.

“Saya ingatkan kepada para saksi untuk memperhatikan setiap aktivitas di TPS. Jangan sampai kecolongan karena kita diberikan mandat dan kepercayaan dari Paslon Cagub dan Cawagub nomor urut satu Ben-Ujang,” ungkapnya.

Makanya lanjut dia, harga mati untuk terus mengawal hasil perhitungan surat suara dari TPS hingga rekapitulasi di KPU agar bukti secara otentik dapat dijaga dan apabila ada gugatan.

Untuk itu, para peserta harus memperhatikan dengan baik apa yang disampaikan oleh narasumber dari Bawaslu dan KPU.

“Apa pun yang terjadi pada saat perhitungan suara di TPS, saya minta kepada saksi saksi untuk fokus mengawal hasil suara dan siapkan bukti agar mengantisipasi apa bila ada gugatan,” tutupnya.

Sedangkan ditempat yang sama Ketua Bawaslu Kabupaten Kapuas Iswahyudi Wibowo mengatakan, para saksi harus meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggara Pemilu pada saat pencoblosan di TPS, dan apabila ada pelanggaran segera laporkan kepada Bawaslu yang juga berada di TPS.

“Kalau memang prosedur yang dilaksanakan oleh pihak penyelenggara ada dugaan kecurangan segera berkoordinasi dengan anggota Bawaslu yang berada di TPS,” kata Iswahyudi

Sementara Komisioner KPU, Budi Prayitno mengatakan, apapun kegiatan pelaksanaan di TPS harus di lakukan pengawasan secara maksimal.

Jangan sampai lanjut dia, tidak mengerti setiap tahapan, baik dari masyarakat yang datang ke TPS sampai pada perhitungan surat suara, karena di masa pandemi COVID-19 harus mematuhi protokol kesehatan.

“Saksi harus teliti melihat surat suara yang sah dan tidak serta harus memperhatikan surat undangan formulir C6 dan bagi masyarakat yang menggunakan E-KTP diatas pukul 13.00 WIB,”pungkasnya.(Djimmy Napoleon/A1).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here