Jumat, Oktober 16

Tag: Desa Narahan

11 Orang Pasien Keracunan Massal Masih Dirawat di RSUD Kapuas
Headline, Kapuas

11 Orang Pasien Keracunan Massal Masih Dirawat di RSUD Kapuas

Barselnews, Kapuas – Hari kelima paska ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan massal di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kapuas, masih ada 11 pasien yang dirawat di dr Soemarno Sosro Admojo. “Dari total 291korban keracunan massal yang sempat dirujuk ke RSUD Kapuas, saat ini hanya tinggal 11orang yang masih dirawat,” kata direktur RSUD dr Soemarno Sosro Admojo Kuala Kapuas, dr Agus Waluyo saat konferensi pers. Selasa, 28 Mei 2019. Ia mengatakan, sebagian besar para pasien dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang kerumah masing-masing. Data terakhir pukul 09.00 WIB ada 11 pasien yang masih mendapatkan perawatan medis. Dengan rincian, lanjut dia, terdiri dari pasien anak-anak 4 orang dan pasien dewasa sebanyak 7 orang. Jadi total yang masih dirawat ada 11 pasie...
Dinkes Kapuas Sebut Bakteri Salmonella Penyebab Keracunan Massal Warga Desa Narahan
Headline, Kapuas

Dinkes Kapuas Sebut Bakteri Salmonella Penyebab Keracunan Massal Warga Desa Narahan

Barselnews, Kapuas – Dinas Kesehatan Kapuas menyebutkan bakteri Salmonella penyebab keracunan massal warga Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas beberapa waktu lalu. “Munculnya bakteri salmonella tersebut karena penyajian makanan yang tidak higienis yang disajikan pada saat Buka Puasa Bersama (Bukber) saat itu,” kata Kepala Dinkes Kapuas, Apendi melalui sekretaris, Raison. Kepada wak media, Selasa, 28 Mei 2019. Raison mengatakan, hal tersebut berdasarkan hasil penelitian sampel makanan yang telah diambil pihaknya dari laboraterium Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Palangka Raya dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan. "Semua sampel makanan hasil pemeriksaan menyatakan, nasi, telur, bumbu masak merah, kurma dan roti terkontaminasi bakteri salmonella," ungkap di...
80 Orang Korban Dugaan Keracunan Massal Diperbolehkan Pulang
Kapuas

80 Orang Korban Dugaan Keracunan Massal Diperbolehkan Pulang

Barselnews, Kapuas – Sebanyak 80 orang warga Desa Narahan, korban dugaan keracunan massal sudah diperbolehkan pulang oleh tim medis dari RSUD dr Soemarno Sosro Admojo Kuala Kapuas. Berdasarkan data yang jumlah korban yang tercatat oleh Dinas Kesehatan Kapuas masih ada 187 pasien lainnya masih dilakukan perawatan intensif oleh petugas kesehatan di RSUD Kuala Kapuas. Kepala Dinkes Kapuas, Apendi melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Tri Setyautami mengatakan, sebagian pasien korban keracunan sudah diperbolehkan pulang. "Sekitar 80 pasien diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah sehat. Sementara untuk 187 pasien lainnya masih dirawat intensif,” kata Try Setyautami kepada Barselnews. Minggu, 26 Mei 2019. Dinkes Kapuas sendiri, lanjut dia, mengklaim telah bekerj...
Tercatat 230 Orang Korban Dugaan Keracunan Makanan Massal Saat Bukber
Headline, Kapuas

Tercatat 230 Orang Korban Dugaan Keracunan Makanan Massal Saat Bukber

Barselnews, Kapuas – Hingga hari ketiga paska dugaan keracunan makanan massal saat buka puasa bersama di Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Kapuas terus bertambah jumlah korban tercatat mencapai 230 orang. Berdasarkan informasi dilapangan menyebutkan pihak Dinkes, RSUD, Dinsos  dan BPBD serta dibantu relawan pemadam kebakaran terus mengevakuasi korban keracunan massal. “Jumlah korban keracunan makanan terus bertambah hingga Sabtu, 25 Mei 2019  yang dirawat di RSUD Soemarno Sosro Admojo Kuala Kapuas tercatat sebanyak  230 orang,” kata Kepala Dinkes Kapuas, Apendi kepada awak media. Sabtu, 25 Mi 2019. Ia mengatakan, pihaknya mengambil langkah cepat untuk mengevakuasi para korban ke RSUD Soemarno Sosro Admojo Kuala Kapuas agar pelayanan lebih cepat dan tidak merusak sanitasi. "S...
Usai Buka Puasa Puluhan Warga Desa Narahan Keracunan Massal
Headline, Kapuas

Usai Buka Puasa Puluhan Warga Desa Narahan Keracunan Massal

Barselnews, Kapuas  - Sedikitnya ditiga RT Handel Simpang Aya, Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak mengalami keracunan massal usai berbuka puasa. Di Masjid Nurul Istiqomah. Kamis 23 Mei 2019 sore. Berdasarkan informasi yang dihimpun kejadian terjadi setelah warga mengalami gejala mual, muntah dan sakit kepala. Begitu mengalami kejadian tersebut mereka langsung dilarikan ke RSUD dr Soemarno Sosro Admojo Kapuas untuk mendapatkan perawatan. "Saya merasa mual dan sakit perut hingga buang air besar mencret setelah saur. Sebelumnya ikut berbuka puasa pada sore kemarin dan makan makanan yang disediakan berbuka puasa telor masak habang atau merah," kata Raudah salah satu warga yang diduga keracunan. Tim medis RSUD langsung memberikan penanganan terhadap pasien yang mengalami keracunan ter...